Sebanyak 1.750 orang guru mengaji, bilal mayit, petugas kebersihan/penggali kubur, guru RA, guru MDTA dan guru Sekolah Minggu se Kota Tanjungbalai menerima bantuan insentif tahun anggaran 2021.

Insentif yang dialokasikan dalam APBD 2021 itu diserahkan oleh Plt Wali Kota Tanjungbalai, H.Waris Thalib, berlangsung di pendopo rumah dinas Wali Kota, Senin (10/1/2022).

Plt Wali Kota Tanjungbalai, H.Waris Thalib. mengatakan, pemberian biaya operasional atau insentif kepada bilal mayit, guru mengaji dan guru RA tidak sebanding dengan jasa yang telah dilakukan. Namun, Pemkot Tanjungbalai akan selalu memberikan perhatian.

"Meski nilainya tidak banyak, semoga insentif yang diberikan bisa menjadi penyemangat bagi para penerima dalam menjalankan tugas yang sangat mulia," katanya.

Baca juga: KRI Parang-647 temukan mayat mengapung di laut

Waris juga mendo'akan agar para guru mengaji, bilal mayit, petugas kebersihan/penggali kubur, guru RA, guru MDTA dan guru Sekolah Minggu senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas.

Kepala bagian kesejahteraan rakyat setdakot Tanjungbalai, M. Fakhrinaldi menyampaikan jumlah keseluruhan penerima biaya operasional atau insentif tahun anggaran 2021 sebanyak 1.750 orang.

1.750 orang itu terdiri dari 250 orang bilal mayit, 200 orang penggali kubur/petugas kebersihan, 800 orang guru mengaji, 250 orang guru MDA, 200 orang guru RA dan 50 orang guru sekolah minggu.

"Biaya operasional atau insentif yang kami bayarkan kepada penerima dibebankan pada APBD Kota Tanjungbalai tahun anggaran 2021," kata Fakhrialdi.

Dia menambahkan, mengingat banyaknya jumlah penerima maka penyerahan dana insentif dilaksanakan dua hari. Selain dana insentif penerima juga mendapat sertifikat penghargaan.

Pewarta: Yan Aswika

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022