Dosen Politeknik NegeriJember dan RTIK Jember, Muhammad Yunus menyampaikan pentingnya bagi seseorang memiliki digital skill dan online learning.

Hal itu ia smapaikan pada webiner Literasi Digital, Rabu, 14 Juli 2021 untuk Kabupaten Asahan. Pada sesi Kecakapan Digital, Yunus memaparkan tema "Digital Skill dan Online Learning".

Yunus menjelaskan digital skill merupakan mampu mengetik, menyunting, dan mencetak pada dunia digital. Terdapat lima jenis skill yang dapat dibedakan antara lain, memproses informasi, komunikasi, konten kreator, keamanan, dan penyelesaian masalah. 

Baca juga: Keunggulan bekerja secara digital

Terdapat fondasi dalam digital skill diantaranya, komunikasi, kolaborasi, dan membagikan online. Penanganan informasi dan konten, menemukan, mengelola, dan menyimpan informasi dan konten digital dengan aman. 

Transaksi, mengajukan layanan, jual beli, dan kelola transaksi secara online. Serta, penyelsaian masalah, temukan solusi untuk masalah menggunakanalat digital dan layanan online.

Yunus membahas juga online learning, merupakan pembelajaran yang dilakukan menggunakan media elektronik secara online. E-learning tidak hanya media elektronik yang terhubung dengan internet. 

Contohnya, radio, tape atau audio TV interaktif, seperangkat komputer, LCD proyektor, dan OHP. Aktivitas belajar meliputi sinkron dan asinkron.

Pembelajaran sinkron, interaksi pembelajaran yang segera, komunikasi langsung yang dapat meminimalisir terjadinya perbedaan pemahaman. Pembelajana sinkron, fleksibilitas waktu bagi dosen dan mahasiswa, mendorong untuk berpikir lebih dalam sebelum mengutarakan pendapat. 

Digital skill untuk online learning meliputi, terampil membuat media pembelajaran yang menarik, memanfaatkan media sosial dalam konteks pendidikan, menggunakan search engine untuk mencari materi pelajaran, dan menciptakan game based learning.

Dilanjutkan dengan sesi Keamanan Digital oleh, Muhammad Ridwan Arif (Praktisi Digital Parenting dan RTIK Indonesia). Arif mengangkat tema “Peran Orang Tua Dalam Memberikan Ajaran Tentang Keamanan Internet Untuk ANAK".

Ridwan membahas manfaat media digital untuk anak mencakup memudahkan komunikasi, membangun jejaring sosial, media untuk belajar dan mencari sarana informasi dan memudahkan transaksi atau pembayaran. 

Ancaman media digital dan internet untuk anak meliputi, kesehatan dan perkembangan fisik anak, perkembangan bahasa dan sosial anak, cyber bullying, konsentrasi dan perilaku anak, serta peretasan dan pencurian data pribadi.

Hal yang harus dilakukan orang tua saat anak menggunakan internet seperti, melakukan kerjasama yang baik dalam mendidik anak, pinjamkan sesuai kebutuhan, jaga komunikasi yang baik dengan anak,aktifkan parental control.

Berikan penjelasan mengenai bahaya dan manfaat internet, pilihkan aplikasi yang sesuai dengan usia anak ajak anak untuk berinteraksi di dunia nyata dan buatlah kesepakatan dengan anak terkait penggunaan perangkat dan media digital. 

Webinar diakhiri oleh Christoper Obadiah (CO-Founder Cetak Kreator dan Influencer dengan Followers 10,1 Ribu). Christopher menyimpulkan hasil webinar dari tema yang diangkat para narasumber berupa, orang tua harus melakukan kerjasama yang baik dalam mendidik anak. 

Sebagai digital immigrant orang tua harus terus mencari tahu, belajar untuk mengikuti perkembangan zaman. 

Peran aktif masyarakat utamanya di dunia pendidikan, sangat diperlukan dalam mensosialisasikan dan mengawasi penggunaan media sosial yang tepat dalam kebebasan berekspresi. 

Informasi yang disampaikan pada dunia digital harus mendalam dan seimbang terkait objek yang diberitakan. Serta,informasi harus keluar dari bebagai kepentingan politisi dan elitis, sebab berpihak kepada kepentingan publik. 

Pewarta: Rilis

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021