Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar mengajak seluruh masyarakat khususnya jemaat HKBP untuk membangun kepercayaan terhadap vaksin COVID-19 yang disediakan pemerintah.

Ajakan itu disampaikan pucuk pimpinan HKBP melalui press release HKBP yang diterima ANTARA, Rabu (13/1), tentang peyuntikan vaksin anti COVID-19 oleh Presiden RI.

Dalam press releasenya Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar menyampaikan, pada hari Senin (11/1/2021), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menggeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Sinovac buatan Cina telah lulus uji keamanan dan keampuhan. Tercatat, tingkat efikasi (keampuhan) dari vaksin COVID-19 buatan Sinovac sebesar 65,3 persen.

Baca juga: Sejumlah hal ditanyakan ke Presiden Jokowi sebelum divaksin

Angka tersebut telah melebihi ambang batas minimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni sebesar 50 persen. Pada hari ini Rabu (13/1/2021), Presiden RI Joko Widodo telah menerima vaksin pertama digelar di Istana Kepresidenan Jakarta pukul 10.00WIB tadi, disuntik oleh dokter kepresidenan yang disiarkan langsung oleh YouTobe Sekretariat Presiden sehingga dapat disaksikan masyarakat luas.

Sehubungan dengan itu, pimpinan HKBP menyampaikan:

1.HKBP menyukuri dan mendukung vaksinasi COVID-19 kepada seluruh masyarakat Indonesia.
2. HKBP Meminta agar pelayan HKBP, di seluruh negeri yang melayani umat dan ibadah terbatas, dalam tugas-tugas pastoral dan lainnya mendapat kesempatan lebih awal untuk disuntik vaksin tersebut.
3. Mengajak seluruh masyarakat khususnya jemaat HKBP untuk membangun kepercayaan terhadap vaksin COVID-19 yang disediakan pemerintah.
4. Mendoakan Pemerintah RI agar tetap dikuatkan dan diberikan hikmat untuk dapat menjalankan tugasnya dalam pembagian vaksin COVID-19 sampai kepada seluruh masyarakat RI. 

Pewarta: Jason Gultom

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021