Anggota DPR RI, DR Effendi Muara Sakti Simbolon, menyebutkan, pembangunan yang sedang berlangsung di Kabupaten Samosir merupakan langkah konkrit dalam mendukung majunya wisata Danau Toba.

Effendi yang juga Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) mengaku sudah melakukan kunjungan ke sejumlah desa yang ada di kabupaten seluas 1.444,25 kilo meter persegi itu.

Dalam kunjungannya, Effendi melihat banyak pembangunan di kabupaten yang beribukota Pangururan itu sedang berlangsung. Mulai dari pembangunan drainase, jalan kabupaten, jembatan hingga infrastruktur pariwisata yang anggarannya bersumber dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Pemprov Sumut), dan pemerintah pusat.

Realisasi pembangunan ini sejalan dengan capaian Pemerintah Kabupaten Samosir yang berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020 sesuai dengan surat Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Kementerian PPN/ Bappenas RI.

“Tentunya ini menjadi momentum bahwa Pemkab Samosir mendukung majunya destinasi wisata yang sudah ditetapkan oleh UNESCO. Selain itu, dukungan tersebut pun turut disertai dengan kucuran anggaran dari pemerintah pusat untuk sejumlah kabupaten yang mengelilingi danau terbesar se-Asia Tenggara, salah satunya Kabupaten Samosir,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).

Effendi menerangkan dari kunjungannya ke kabupaten yang resmi berdikari pada 18 Desember 2003 itu, terdapat pelebaran alur tano ponggol, rehabilitasi embung nadeak, penataan trotoar dan drainase kawasan pariwisata Samosir, pelebaran jalan pembangunan jalan lingkar pesisir Danau Toba untuk konektivitas 7 kabupaten, dan lainnya.

Effendi menilai bahwa kepemimpinan Rapidin Simbolon sebagai Bupati Samosir dianggap berhasil melakukan pembangunan di sejumlah sektor seperti pariwisata dan sektor pertanian - perikanan yang menjadi tumpuan utama mata pencaharian masyarakat Samosir dengan tetap menjaga kelestarian seni, adat dan budaya warisan leluhur “Dalihan na tolu” yang tidak bertentangan dengan ajaran agama yang dianut oleh mayoritas masyarakat samosir.

“Masih banyak yang harus dilakukan guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu saya sebagai Anggota DPR RI dan juga yang berasal dari Bonapasogit Pulo Samosir sangat berharap kelangsungan kepemimpinan Rapidin Simbolon guna menjamin terwujudnya semua program pembangunan baik yang ditargetkan oleh Presiden Jokowi maupun aspirasi dari musrenbang di tingkat kabupaten dan provinsi sumut,” ujarnya.

Seperti yang diketahui bahwa Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,4 triliun untuk mengembangkan Kawasan Danau Toba. Anggaran itu diantaranya diperuntukkan bagi Kabupaten Samosir yang melingkupi pembangunan sumber daya air, bina marga, perumahan dan cipta karya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan pariwisata bukan hanya didukung oleh infrastruktur yang memadai saja, tapi juga harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itu, ia berharap di kepemimpinan nantinya peningkatan kualitas SDM harus diutamakan.

“Ini bertujuan untuk meningkatkan kepariwisataan kita. Bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik buat pengunjung atau turis baik lokal maupun mancanegara. Saya kira, Samosir sudah banyak berbenah dan banyak perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020