Ustadz Das'ad Latif menyebutkan salah satu mati dalam keadaan tidak beriman atau mati kafir adalah pemberi dan penerima serangan fajar atau suap dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilihan Legeslatif/Pileg.

"Jika mati, pemberi dan penerima serangan fajar dalam Pilkada atau Pileg, mereka mati tidak beriman atau kafir," kata Das'ad Latif, Senin (20/1) malam.

Baca juga: Polres Tanjungbalai tahan dua tersangka korupsi pengadaan mesin sampah

Hal itu disampaikan ketika memberi ceramah agama dihadapan ribuan jamaah dalam acara deklarasi Pemerintah Kota Peduli Anak Yatim atau Pemtatim yang dilaksanakan Pemkot Tanjungbalai di lapangan Sultan Abdul Jalil daerah setempat.

Dalam ceramahnya, Ustadz kondang asal Makasar itu juga mengapresiasi kegiatan deklarasi Pemtatim tersebut, sebab jika pemerintah suatu daerah peduli anak yatim, maka akan mendapat berkah dari Allah SWT.

Baca juga: Dikabarkan tenggelam, Berlin bangkit dari Sungai Silau Tanjungbalai

Dikatakannya, Al quran menegaskan bahwa orang yang tidak peduli anak yatim adalah pendusta agama. Begitu juga Undang-Undang Dasar 1945 menybeukan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.

"Pemtatim yang di deklrasikan Pemkot Tanjungbalai ini patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat dengan membuat kotak amal di setiap Masjid yang hasilnya diperuntukkan untuk menyantuni anak yatim," kata Ustadz Das'ad Latif.

Sebelumnya, dipimpin Wali Kota Tanjungbalai, H.M Syahrial bersama Forkopimda dan Kepala OPD bersama ribuan jamaah tabligh akbar tersebut melaksanakan Deklarasi  Pemtatim.

Kedepannya, kata Wali Kota, Pemkot Tanjungbalai juga akan mendeklarasikan Tanjungbalai sebagai Kota Hafiz/Hafizah dan Kota Hadits untuk mewujudkan visi-misi Tanjungbalai Berperstasi, Relegius, Sejahtera, Indah dan Harmonis atau "Bersih".

Ketua Panitia yang juga Ketua TP PKK Tanjungbalai, Hj. Sri Silvisa Novita Syahrial menyampaikan, tahap awal Pemtatim diberikan santunan kepada 50 orang anak yatim-piatu dibawah asuhan, Wali Kota, Asisten dan Kepala OPD dijajaran Pemkot Tanjungbalai.

Pewarta: Yan Aswika

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020