Tim Kepolisian Resor Labuhanbatu memasang 'police line' atau garis polisi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) musibah tertimbunnya 4 anak saat mencari ikan di saluran air atau gorong-gorong di Dusun Sumber Rejo, Desa Sei Raja Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (6/8) siang.

Pemasangan garis polisi yang dikoordinir Kapolsek NA IX-X, AKP M Harahap untuk memastikan keselamatan warga agar tidak melintasi jalan poros yang menghubungkan antara Desa Berangir dan Desa Pasang Lela.

Dalam kesempatan itu Kapolsek NA IX-X, AKP M Harahap menyampaikan turut berduka cita atas musibah yang menimpa anak-anak warga Desa Sei Raja itu. Pihaknya menjaga TKP dengan memasang garis polisi dan sudah meminta keterangan saksi teman korban yang menyaksikan peristiwa nahas tersebut.

Menurut dia, pihak keluarga korban belum bisa dimintai keterangan sepenuhnya mengingat masih dalam keadaan berduka.

"Pihak kepolisian sudah mendata, meminta keterangan teman korban dan memastikan tidak ada korban lagi dengan memasang garis polisi," katanya.

Baca juga: 4 anak di Labura tewas tertimbun gorong-gorong saat mencari ikan

Ke-4 anak malang itu yakni Firdhana Arya Sandi (15), Raihan Parada Siregar (11),  Apriansah (10) dan Iqbal Wiko Yoduwi (7). Hasil pemeriksaan sementara, korban meninggal dunia akibat tertimpa dan terjebak dinding penahan saluran air saat mencari ikan di dalam gorong-gorong yang telah dibangun sejak tahun 1990.

"Dari informasi warga, bangunan gorong-gorong sudah lama," katanya.

Peristiwa saluran air ambruk terjadi pada Senin (5/8) siang di Desa Sei Raja kejadian saat 7 orang anak-anak bermain di jalan penghubung antar desa sekira pukul 14.00 WIB. Mereka tertarik melihat parit berlumpur yang berisi ikan.

Saat kejadian, 4 orang anak itu mencari ikan di dalam gorong-gorong sempit berdiameter 80 centimeter. Sementara, 3 orang rekannya bernama panggilan Ilham, Anjas dan Birong menunggu di luar.

Naas, sekira pukul 15.30 WIB penahan gorong-gorong ambruk dan menimbun 4 orang anak yang masih memiliki ikatan keluarga tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut, bersama-sama mengevakuasi korban dibantu personel TNI dan Polri dengan menggunakan alat berat sejenis eskavator. Ke-4 anak tertimbun meninggal dunia.
 

Pewarta: Kurnia Hamdani/Sukardinur Sitompul

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019