Bayi kembar siam dempet perut Adam dan Malik mulai menjalani operasi pemisahan, Selasa (23/7), di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, Medan, Sumatera Utara.

"Sejak pukul 07.00 WIB tadi sudah mulai persiapan, dan sekarang sudah berada di Kamar Operasi (OK) untuk menjalani operasi," kata Kasubbag Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak kepada ANTARA, Selasa.

Sementara, untuk waktu operasi pemisahan bayi kembar siam asal Tapanuli Utara (Taput) ini, diperkirakan akan memakan waktu antara empat sampai lima jam.

Untuk jumlah dokter yang akan dikerahkan oleh RSUP Adam Malik, yakni dokter Intensive Care Unit (ICU) anak, dokter bedah anak, dokter bedah plastik, dokter digestif, dokter anastesi anak, dokter radiologi, dokter patologi klinik dan dokter-dokter penunjang lainnya.

"Untuk pemisahan bayi Adam dan Malik ini tidak sampai 50-an dokter," kata Sekretaris tim dokter penanganan bayi kembar dr Rizky Adriansyah.

Baca juga: RSUP Adam Malik tanggung biaya pemisahan kembar siam Adam dan Malik

Bayi kembar siam Adam dan Malik lahir pada 22 November 2018 di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr FL Tobing, di Kota Sibolga.

Keduanya merupakan anak ketiga dan keempat dari pasangan Juliadi Silitonga dan Noorida Sihombing, warga Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Baca juga: Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut jenguk pasien kembar di RSUP H Adam Malik
 

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019