Tanjungbala (Antaranews Sumut) - Pemkot Tanjungbalai mengapresiasi pelaksanaan  Temu Nasional Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) 2018 yang digelar Pemerintah Pusat di Provinsi Sumatera Utara, Senin.

Kegiatan yang berlangsung di hotel Grand Aston Medan itu dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yambise, juga dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Wali Kota Tanjungbalai H.Muhammad Syahrial dihubungi dari Tanjungbalai menyatakan, Pemkot Tanjungbalai mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai upaya untuk melindungi kaum perempuan dan anak dari tindak kekerasan.

Karena menurut dia, saat ini kekerasan terhadap perempuan mau pun anak kerap terjadi ditengah-tengah kehidupan sosial masyarakat sehingga menimbulkan rasa kurang aman bagi mereka yang memang orang-orang lemah.

Dalam mengatasi persoalan kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan terhadap anak umumnya di Sumatera Utara dan khususnya Kota Tanjungbalai diperlukan sinergitas mulai dari pemerintah pusat hingga daerah.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan Temu Nasional PUSPA kali ini ditemukan program dan rumusan untuk mengatasi persoalan perempuan dan perlindungan anak di Provinsi Sumatera Utara,” ujar Syahrial.

Dia melanjutkan, sesuai penyampaian dan keinginan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, melalui forum PUSPA tersebut semua pihak harus punya komitmen untuk membangun sekaligus menyelamatkan perempuan dan anak dari berbagai intimidasi dan kekerasan.

Apalagi menurut ibu Yohana, investasi terbesar bangsa Indonesia ada pada perempuan dan anak. Akan tetapi, bangsa ini belum maju, belum bebas dari kemiskinan bila perempuan belum berada di garis aman.

“Perempuan dan anak Indonesia yang akan menyelamatkan bangsa ini kedepan. Mereka harus dijaga, diangkat dan dilindungi. Jangan ada lagi kekerasan terhadap mereka,” ujar ibu Menteri ditirukan Syahrial.***4***(KR-YWK)

Pewarta: Yan Aswika

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018