Tapanuli Selatan  (Antaranews Sumut) - Pedagang yang berjualan di pusat pasar tradisional Tapanuli Selatan berharap ekonomi di 2018 bisa lebih baik dibanding tahun 2017.

Sebagaimana harapan seorang pedagang pakaian jadi pasar tradisional simangambat, kecamatan SD. Hole daerah itu, Masridawati (47), Senin.

Ia mengatakan, pergerakan ekonomi pasar khusus pakaian jadi di 2017 agak menurun diakibatkan persaingan dagang 'on line' dan pedagang kampas yang langsung menyentuh konsumen. 

"Pedagang 'on line' dan kampas salah satu faktor penyebab berkurangnya konsumen berbelanja ke pasar," ujarnya. 

Selain itu lemahnya nilai jual beli hasil bumi di tingkat petani.

Menurutnya, rendahnya nilai jual tukar petani seperti karet dan lainnya sangat berpengaruh terhadap tingkat daya beli. 

Kendati demikian, ibu yang sudah lebih dua puluh tahun melakoni dagang pakaian jadi ini masih menaruh harapan di 2018 perekonomian bisa meningkat. 


Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018