Rantauprapat, 19/12 (Antarasumut) - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu telah menerima daftar isian pelaksanaan anggaran atau DIPA 2018 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang berisikan rangkaian pembangunan di daerah.
Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap ketika menerima DIPA dari Gubernur T Erry Nuradi, Selasa di Medan mengucapkan terima kasih kepada Pemprovsu yang telah menyerahkan lebih awal daftar isian anggaran untuk memastikan program kerja secara terstruktur bagi masyarakat.
Pemkab Labuhanbatu berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan APBD untuk memiliki nilai tambah yang berguna bagi masyarakat.
“Alokasi anggaran dimanfaatkan untuk program pembangunan dengan menyusun APBD secara terukur berbasis output,†katanya.
Sebelum DIPA diserahkan kepada masing-masing kepala daerah, T Erry Nuradi menyampaikan, kegiatan ini merupakan awal dari rangkaian proses pelaksanaan APBN Tahun 2018 yang telah disepakati oleh DPR bersama pemerintah pada akhir Oktober 2017.
Isian anggaran pembangunan pelaksanaan untuk pelaksanaan pembangunan alokasi anggaran agar lebih baik dari tahun sebelumnya. Menurutnya, langkah nyata ini dapat bermanfaat bagi masyarakat daerah.
Total alokasi anggaran di Sumut 2018 yakni mencapai Rp22,54 triliun, besaran dana transfer ke provinsi dan kabupaten/kota termasuk dana insentif daerah dan dana desa mencapai Rp40,92 triliun.
Sebagian besar belanja di APBN 2018 itu dibiayai dari perpajakan, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik. Dia mengingatkan, pengelolaan APBD lebih besar intinya dari pada pendampingnya.
“Gunakanlah DIPA ini untuk memperkuat sinkronisasi dan sinergi antara kegiatan dari APBD Provinsi sesuai dengan kewenangan masing-masing,†ujar Erry.
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2017
Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap ketika menerima DIPA dari Gubernur T Erry Nuradi, Selasa di Medan mengucapkan terima kasih kepada Pemprovsu yang telah menyerahkan lebih awal daftar isian anggaran untuk memastikan program kerja secara terstruktur bagi masyarakat.
Pemkab Labuhanbatu berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan APBD untuk memiliki nilai tambah yang berguna bagi masyarakat.
“Alokasi anggaran dimanfaatkan untuk program pembangunan dengan menyusun APBD secara terukur berbasis output,†katanya.
Sebelum DIPA diserahkan kepada masing-masing kepala daerah, T Erry Nuradi menyampaikan, kegiatan ini merupakan awal dari rangkaian proses pelaksanaan APBN Tahun 2018 yang telah disepakati oleh DPR bersama pemerintah pada akhir Oktober 2017.
Isian anggaran pembangunan pelaksanaan untuk pelaksanaan pembangunan alokasi anggaran agar lebih baik dari tahun sebelumnya. Menurutnya, langkah nyata ini dapat bermanfaat bagi masyarakat daerah.
Total alokasi anggaran di Sumut 2018 yakni mencapai Rp22,54 triliun, besaran dana transfer ke provinsi dan kabupaten/kota termasuk dana insentif daerah dan dana desa mencapai Rp40,92 triliun.
Sebagian besar belanja di APBN 2018 itu dibiayai dari perpajakan, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik. Dia mengingatkan, pengelolaan APBD lebih besar intinya dari pada pendampingnya.
“Gunakanlah DIPA ini untuk memperkuat sinkronisasi dan sinergi antara kegiatan dari APBD Provinsi sesuai dengan kewenangan masing-masing,†ujar Erry.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2017