Salah satu produk asli Sumut, Sarang Tawon, semakin menunjukkan eksistensinya dengan memaksimalkan mutu, inovasi, dan kualitas tidak kalah saing hingga kini berhasil dikenal oleh masyarakat luas.

“Kami berdiri sejak 1994 dan memang fokus pada produk sirup, sudah jadi ikon kebanggaan Sumut karena distribusi produk Sarang Tawon tidak hanya skala nasional, juga internasional sampai ke USA,” kata Januazir Chuwardi (48), Direktur Utama UD. Sarang Tawon, Rabu.

Tentunya, luas wilayah distribusi sirup Sarang Tawon tersebut merupakan prestasi bagi Sumut dan tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat pada mutu dan kualitas rasa yang sudah teruji sejak lama.

Sampai saat ini, Sarang Tawon sudah memproduksi 11 varian rasa sirup diantaranya markisa, melon, leci, jeruk, sirsak, koko pandan, mangga, terong belanda, stroberi, raspaberi, dan kurma.

Dari banyaknya varian, kata Januazir, masyarakat paling gemar dengan rasa unggulan kami yaitu markisa, raspaberi, leci, dan melon.

Selain mengandalkan rasa, Sarang Tawon juga berinovasi dengan memproduksi sirup berdasarkan 4 tingkatan produk yang berbeda, diantaranya spesial, standar, platinum dan ekonomi. 

“Tingkatan produk tersebut dinilai berdasarkan mutu produk dan kemasan yang lebih baik untuk menarik perhatian konsumen,” tambah Januazir.

Selanjutnya, untuk jenis produk yang paling diminati pasar adalah kualitas standar disamping harganya yang terjangkau, pun sebagai pelengkap kesegaran di hari-hari biasa.

Sementara itu, permintaan produk kualitas platinum dan ekonomi umumnya meningkat saat momen Ramadhan dan Lebaran yang dijadikan sebagai bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR).


Pewarta: Muna Fadhiah dan Rizka Sitanggang

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2017