Medan, 23/7 (Antara) - Dewan Kerajinan Nasional Kota Medan secara intensif mempromosikan batik dan songket khas ibu kota Sumatera Utara agar pemasaran produk tersebut lebih luas.

Ketua Dekranasda Kota Medan Rita Maharani di Medan, Minggu, mengatakan, promosi tersebut dilakukan pada berbagai kesempatan baik melalui peragaan busana, bazar maupun pameran.

"Saya ingin Batik dan Songket Medan lebih dikenal lagi. Hal ini tentunya akan berdampak positif dengan peningkatan kesejahteraan para perajin batik di kota ini," katanya.

Terakhir peragaan busana Batik dan Songket Medan hasil kreasi Rita Maharani itu turut memeriahkan acara Peluncuran PeLayanan Bank Sumut Prioritas dan Penarikan Undian Gebyar Martabe I 2016 Periode II tahun 2016, Sabtu (22/7) malam.

Dihadapan ratusan nasabah dan jajaran direksi serta keluarga besar Bank Sumut yang menghadiri grand launching itu sembilan model tampil apik di atas catwalk dengan mengenakan busana Batik dan Songket Medan yang mengusung berbagai motif sangat menarik.

Selain busana, para model juga menampilkan dompet, tas dan sepatu berbahan Batik dan Songket Medan.

Busana Batik dan Songket Medan yang dikenakan para model pun bervariasi, mulai dari busana malam, kebaya sampai busana kekinian dengan mengusung aneka motif diantaranya Payung Melayu, Masjid Raya, Kantor Pos, Istana Maimun, Bunga Raya, Bunga Terong, Bunga Kangkung serta Bunga Raya.

Sejak dikenalkan Rita Maharani, perlahan Batik dan Songket Medan yang merupakan hasil karya para pelaku UMKM di Kota Medan itu mulai terkenal oleh masyarakat luas.

Selain berkualitas, Batik dan Songket Medan pun mengusung motif yang unik karena menampilkan ikon-ikon maupun aneka tanaman yang ada di Kota Medan.

Pewarta: juraidi

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2017