Tapanuli Selatan,25/4 (Antarasumut)- Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tapanuli Selatan (BNNK) melakukan tes urine bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Tapsel, dari 231 orang satu diantaranya ditemui positif narkotika.
Kepala BNNK Tapsel Bahori Harahap mengatakan test urine tersebut dilakukan secara mendadak," dari 231 orang pejabat eselon II, III dan IV kita menemukan satu orang positif narkotika," jelasnya kepada ANTARA Sumut, Senin.
Dikatakannya satu orang yang didapati positif itu sempat ribut dengan pihak BNN," saya akan gugat BNNK Tapsel," jelas Bahori menirukan oknum eselon III yang merasa kurang terima setelah dua kali di test urine hasilnya tetap dinyatakan positif dengan jenis Ganja.
Bahori sempat melaporkan secara lisan kepada bupati dan menyusul secara tertulis adanya ditemukan satu positif." Test urine mendadak kita laksanakan setelah terlebih dahulu ijin bupati," terang Bahori.
Dikatakannya, kegiatan yang dilaksanakan di Perkantoran Pemkab Tapsel sekaligus dalam rangka Hari Otonomi Daerah ke XX Tahun 2016. Selain bagi pejabat BNNK test urine ini bersamaan bagi 4 orang anggota Paskibraka Perwakilan Kabupaten Tapsel untuk ke Provinsi Sumatera Utara.
"Mengingat Indonesia sudah darurat Narkoba kegiatan ini penting dalam rangka membangun sinergitas antar lembaga daerah ini, apalagi ASN sebagai ujung tombak keberhasilan pembangunan harus bisa bersih dari segala hal kejahatan dan kemaksiatan," ujarnya.
Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Ketahanan Pangan (BP2KP) Baduaman Siregar membenarkan bawahannya tersangkut positif narkotika hasil test urine mendadak dilakukan pihak BNNK Tapsel.
"Memang dua kali di test hasilnya tetap serupa dinyatakan positif narkotika," kesal Baduaman sembari menyerahkan lanjutan persoalan ini kepihak pihak terkait.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016