Sibolga, 20/3 (Antara) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nauli, Kota Sibolga, Sumatera Utara optimistis bisa mencapai angka 100 persen layanan air minum di pada 2019 sesuai target pemerintah.

"Hingga Januari 2016, layanan air bersih ke masyarakat Sibolga sudah 82 persen dari jumlah penduduk kota tersebut yang sebanyak 21. 125 KK (kepala keluarga). Melihat angka itu, PDAM Tirta Nauli optimis bisa capai target layanan air minum 100 persen di 2019," ujar Dirut PDAM Tirta Nauli Marajohan Panjaitan di Sibolga, Minggu.

Menurut dia, sekitar 18 persen masyarakat yang belum terlayani sambungan air minum adalah warga yang tinggal di daerah perbukitan.

Namun karena sudah ada kerja sama dengan Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH), USAID dalam program pelayanan air bersih ke daerah perbukitan sejak 2014 dan bertambahnya cadangan kapasitas air, maka sisa 18 persen masyarakat yang belum terlayani itu akan bisa diatasi secepatnya.

"PDAM Tirta Nauli optimistis bisa menuntaskan angka 21 persen yang belum dilayani air minum itu paling lambat atau bahkan sebelum 2019," katanya.

Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Nauli Kabul Sumbawa menjelaskan kapasitas air perusahaan itu terus bertambah sejak 2011 sehingga hingga tahun 2016, kapasitas sudah mencapai 340 liter per detik.

Kapasitas yang bersumber dari empat sumber baku air yakni di Kelurahan Angin Nauli, Sibolga Utara dan Parombunan, Sibolga Selatan dan diperkuat dua sumber lainnya yang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah diharapkan terus meningkat.

"Mengingat ketergantungan atas permukaan air sungai sebagai sumber bahan baku air minum Sibolga, PDAM Tirta Nauli juga melakukan penghijauan di kawasan sepanjang sungai," katanya.

Tiap tahun ada anggaran penghijauan yang disediakan perusahaan sekitar Rp150 hingga Rp180 juta.

"Penghijauan di pinggiran sungai juga dinilai akan semakin maksimal karena Pemkot Sibolga juga mengeluarkan peraturan soal penyelamatan sungai di daerah itu," katanya.

Media Public Campaigne Coordinator USAID, Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH) Project Musfarayani mengatakan, IUWASH masih siap mendukung Pemkot Sibolga untuk mengembangkan layanan air minum kepada masyarakat yang tinggal di perbukitan.

"IUWASH senang teknologi penyaluran air minum kepada masyarakat di perbukitan dan manjemen pengelolalan air minum memanfaatkan kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang dilakukan pihaknya sebagai percontohan direplikasi dan dikembangkan di Sibolga maupun daerah lainnya," katanya.

Sistem pelayanan air minum yang semuanya dikelola KSM sebagai perpanjangan tangan PDAM Tirta Nauli, manfaatnya sudah sangat dirasakan masyarakat yang tinggal di perbukitan.

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Fai


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016