SINGAPURA (Antara/BUSINESS WIRE) -- South East Asian Strategic Assets Fund L. P. (SEASAF), yang bekerjasama dengan Capital Advisors Partners Asia Pte Ltd (CapAsia), perusahaan pengelola dana modal swasta yang berfokus pada investasi infrastruktur di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan telah merampungkan divestasi saham ekuitasnya sebesar 35% di Cerah Sama Sdn Bhd, yang merupakan perusahaan induk investasi dari Grand Saga Sdn Bhd, pemegang konsesi yang memiliki dan mengoperasikan jalan tol Cheras-Kajang sepanjang 11,5 KM di Malaysia, kepada TEI Sdn Bhd, perusahaan patungan antara Taliworks Corporation Berhad dan Employees Provident Fund Board of Malaysia.



Co-CEO CapAsia, Craig Martin, menyampaikan, "Investasi SEASAF dalam berbagai proyek jalan tol di Asia Tenggara menghasilkan keuntungan yang cukup signifikan, dan divestasi jalan tol Cheras-Kajang akan menjadi divestasi menguntungkan yang selanjutnya bagi SEASAF. Selama tujuh tahun terakhir, investasi pada Cerah Sama telah memberikan dividen dan pengembalian modal bagi SEASAF."

SEASAF masih memiliki sisa aset lainnya yaitu kepemilikan saham pada Malakoff, salah satu produsen energi independen terbesar di Asia Tenggara, yang telah mengumumkan rencana IPO secara terpisah pada kuartal kedua 2015.

Tentang CapAsia:
CapAsia adalah pengelola dana ekuitas swasta yang fokus pada penginvestasian infrastruktur pasar menengah di Asia Tenggara. Didirikan pada 2006, perusahaan ini telah memperkuat posisi mereka di Asia Tenggara dengan kantor pusat di Singapura dan kantor cabang yang tersebar di Singapura, Kuala Lumpur, dan Jakarta. Perusahaan ini mengelola dana infrastruktur senilai sekitar 300 juta dolar dalam bentuk aset terkelola. mayoritas saham CapAsia dimiliki oleh Rohatyn Group (TRG), perusahaan investasi independen yang berfokus pada pasar negara-negara berkembang, dan dengan CIMB sebagai pemilik saham minoritas.

KONTAK

CapAsia
Craig Martin, +65 6632 0480
Fax: +65 6533 0563
Co-CEO
craig.martin@capasia.com

Sumber: CapAsia

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2015