Kopenhagen, 6/3 (ANTARA/AFP) - Pemain sepak bola Denmark Nicolas Bendtner dilarang mengemudi tiga bulan, Selasa, setelah tertangkap mengemudikan kendaraan sembari mabuk.

Bendtner (25) juga didenda 100.000 euro setelah ditangkap di tengah kota Kopenhagen Minggu dini hari karena mengemudi di jalur salah pada jalanan satu arah.

Setelah diperiksa, diketahui bahwa kadar alkohol dalam darahnya tiga kali dari level yang diijinkan, 1,75 gram per liter, sedangkan kadar alkohol yang diijinkan di Denmark adalah 0,5 gram.

"Ini merupakan hari terburuk dalam hidup saya," kata Bendtner dalam dengar pendapat Selasa, "Tetapi saya melakukan apa pun untuk memperbaiki kejadian ini."

Hukuman itu berakibat fatal dalam organisasi Federasi Sepak Bola Denmark (DBU), karena ia dapat dihukum tidak bermain dalam tim nasional selama enam bulan.

"DBU akan menghukum Nicklas Bendtner selama enam bulan agar ia memikirkan karir internasional di masa depan dia," demikian pernyataan dari federasi

"DBU menghormati semua masalah pribadi pemain, tapi kami jura memiliki aturan khusus yang penting dianut pemain internasional, apalagi yang menyangkut sikap mereka," bunyi pernyataan itu.

Bendtner, saat ini disewa Juventus dari Arsenal, adalah pemain kontroversial dalam karirnya dan juga dibicarakan dalam kompetisi Euro 2012 ketika didenda UEFA karena menunjukkan nama penjudi di balik kaosnya saat merayakan golnya.
Ia saat ini sedang istirahat karena mengalami cedera paha dan tidak turun lapangan sejak 17 Desember.

"Teman-temanku, saya dihukum karena mengemudi mabuk tadi malam - dan saya minta maaf kepada semua teman dan pendukung saya, kata Bendtner dalam Twitter setelah ia ditahan.
"Memang tidak bagus minum sembari mengemudi. Saya bertanggung jawab," katanya dengan menambahkan "Ia akan berusaha kembali sadar dan tidak berbuat hal yang tidak benar."

Hukuman internasional akan membuatnya tidak dapat turun membantu timnya pada babak penyisihan Piala Dunia 2014, termasuk satu laga akhir bulan ini melawan Republik Ceko.
(Uu.SYS/B/A.R. Loebis/C/A. Rachma) 06-03-2013 10:11:15


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026