Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan sebanyak 28.362 ton beras Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke sejumlah mitra guna menjaga stabilitas harga bahan pokok itu di pasar.

Pemimpin Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Jumat, mengatakan sebanyak 28.362 ton beras SPHP yang sudah tersalur ke sejumlah mitra tersebut terhitung sejak Maret hingga 30 Juli 2026.

"Dari 28.362 ton penyaluran beras SPHP ke mitra sudah mencapai sekitar 58 persen dari 49.403 ton target total sampai Desember 2026," ucapnya.

Untuk mengoptimalkan target tersebut, Bulog saat ini telah melakukan program Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama mitra, dan menjual di depan Gudang Bulog.

"Ke depan, kami melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah daerah maupun kota dalam GPM, memperluas jangkauan beras SPHP dan menstabilkan harga," ucapnya.

Selain itu, Bulog juga melakukan penyaluran beras SPHP melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), serta saluran distribusi lainnya agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

Budi mengatakan dengan adanya peningkatan penyaluran kepada sejumlah mitra tersebut, ketersediaan beras SPHP di pasar dipastikan cukup aman.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan beras SPHP terus diupayakan tersedia secara bertahap di pasar dan jaringan pengecer resmi lainnya," ucapnya.

Di sisi lain, stok Gudang Bulog Sumut secara total hari ini mencapai 51.370 ton sebagai cadangan pangan di wilayah kerjanya.

 



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026