Karo (ANTARA) - Pelaku UMKM binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Padang Sidempuan tak lagi berjalan sendiri. Melalui Pertemuan Komunitas Bisnis (PKB) yang digelar di Padangsidimpuan, Sabtu (24/1/2026), PNM membuka ruang kolaborasi agar para pengusaha mikro mampu memperluas pasar dan menguatkan usaha secara berkelanjutan.
Sebanyak 20 nasabah pilihan Unit Layanan Modal Mikro (ULAMM) Padang Sidempuan terlibat aktif dalam pertemuan tersebut. Mereka tidak hanya menerima materi pelatihan, tetapi juga saling berbagi pengalaman, tantangan, hingga peluang kerja sama antar pelaku usaha.
Kepala Unit ULAMM Padang Sidempuan, Andra Siregar, mengatakan PKB dirancang sebagai wadah strategis untuk membangun jejaring bisnis yang kuat di tingkat lokal. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar UMKM dapat bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi.
“Pelaku UMKM harus punya jaringan. Di sini mereka belajar bukan hanya dari materi, tetapi juga dari sesama pelaku usaha. Dengan saling terhubung, peluang pasar akan semakin terbuka,” ujar Andra.
Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan ULAMM tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan, melainkan menyentuh aspek penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha.
Kegiatan PKB ini merupakan bagian dari wilayah kerja PNM Cabang Kabanjahe. Pimpinan Cabang PNM Kabanjahe, Daniel Silitonga, menegaskan bahwa PNM berkomitmen mendorong UMKM agar benar-benar “naik kelas” melalui pendekatan yang terintegrasi.
“PNM hadir bukan hanya sebagai penyedia modal, tetapi juga sebagai mitra usaha. Kami memberikan modal finansial, intelektual, dan sosial agar UMKM memiliki daya saing dan mampu tumbuh mandiri,” jelas Daniel.
Sebagai lembaga keuangan non-bank milik negara yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro, PNM secara konsisten mengembangkan pemberdayaan masyarakat melalui produk ULAMM dan Mekaar. Pendekatan berbasis komunitas seperti PKB menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha yang saling mendukung.
Melalui pertemuan rutin ini, PNM optimistis UMKM binaan ULAMM Padang Sidempuan akan tumbuh menjadi penggerak ekonomi daerah yang tangguh, adaptif, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Pewarta: Ade FriadiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026