Rombongan keluarga dari berbagai daerah di Sumatera Utara, bahkan luar pulau yang berlibur meramaikan objek wisata satwa dari pagi hingga menjelang tutup.
Ada empat alasan pengunjung yang setiap ada waktu tetap ingin menikmati "suguhan" di lahan seluas 4,5 hektare itu.
"Hewannya banyak, berbagai jenis dan bergerak ke sana kemari serta bersuara. Bikin senang," ujar Nindi (25), warga Kota Medan, Rabu (4/5).
Dia dan pengunjung lain pun mengabadikan momen itu untuk dipublikasikan ke media sosial dan disimpan sebagai kenangan.
Selain banyak hewan, ratusan pohon yang tumbuh dan berkembang di lokasi memberikan kenyamanan alam, karena terhindar dari matahari.
Fasilitas umum seperti tempat istirahat, tempat permainan, kandang satwa tertata dan petunjuk arah titik-titik tujuan tertata rapi.
Data, ada 632 ekor satwa dari berbagai spesies yang dipelihara dan 50-an jenis tumbuhan di lokasi THPS yang dibiarkan tumbuh dan berkembang.
"Ini tempat liburan yang lengkap, keluarga senang, ilmu nambah," kata Hendra (42), warga Kabupaten Simalungun.
Manager THPS Bayu Anggriawan mengatakan komitmen pengelola sesuai arahan Pimpinan THPS Rahmat Shah untuk memberikan layanan terbaik kepada pengunjung Zoo Siantar.
Pihaknya bekerja sama dengan aparat penegak hukum dari unsur kepolisian dan militer untuk memberikan rasa aman, selain petugas lapangan yang tetap siaga.
Untuk antisipasi penyebaran COVID-19, pengelola menerapkan protokol kesehatan dan menyediakan tempat mencuci tangan di sejumlah titik.
Bahkan pada libur Idulfitri, di seputaran gerbang pintu masuk disiapkan pos pengamanan.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.