Para wisatawan diminta untuk meninggalkan lokasi tersebut terkait adanya ancaman bom.
"Pada Kamis lebih dari 1.000 wisatawan di Taj Mahal diminta untuk mengosongkan tempat tersebut setelah otoritas menerima ancaman bom dari penelpon gelap," bunyi laporan media setempat.
Baca juga: COVID India: 10,3 juta kasus, hampir 150.000 kematian
Ancaman bom memicu kepanikan di kalangan pengunjung di Agra. Sementara itu, otoritas langsung mengerahkan tim kepolisian ke lokasi wisata tersebut.
Makam marmer besar berwarna putih itu, yang dibangun pada 1653 oleh Kaisar Mughal Shah Jahan untuk mengenang sang istri Mumtaz Mahal, menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan di India.
Sumber: Xinhua
Pewarta: Asri Mayang SariEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.