Kepala Bidang Pemeriksaan BBPOM Fajar, mengatakan sebanyak lima petugas BBPOM dikerahkan untuk melakukan pengecekan makanan dan minuman.
Sidak ini dilakukan untuk menjamin keamanan makanan yang dijual di setiap stan jajanan yang digelar menjelang pembukaan Ramadhan Fair Rabu malam ini, ujar dia.
"Pemeriksaan ini dengan melakukan sampling jajanan yang kemungkinan mengandung borax, formalin dan pewarna tekstil," ujarnya.
Petugas yang melakukan sidak terlebih dahulu membeli makanan dan minuman dari para pedagang, mulai dari pedagang bakso, lontong, mie kuning, dan minuman yang beraneka warna.
Selanjutnya petugas membawa sampel makanan dan minuman tersebut ke dalam mobil yang merupakan laboratorium mini milik BBPOM.
Hasil dari pemeriksaan lab belum bisa diketahui secara langsung apakah jajanan yang diuji tersebut mengandung bahan berbahaya atau tidak.
Namun Fajar menegaskan, bila ternyata hasilnya positif, maka pihaknya akan segera mengambil tindakan.
"Kalau positif mengandung bahan berbahaya, maka produk tersebut akan kita tarik. Selanjutnya bila penjualnya membuat sendiri tanpa kesengajaan, akan kita beri edukasi. Tapi kalau dia membelinya dari industri rumah tangga lainnya, maka akan kita lakukan penelusuran lebih lanjut," tegas Fajar.
Pewarta: Nur Aprilliana Br. SitorusEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.