Simalungun (Antaranews Sumut) - Arus lalulintas ke dan dari kota wisata kawasan Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, pascapenanganan total material longsor pada Sabtu kemarin, normal.

Pantauan Minggu pagi sampai tengah hari, akses jalan nasional lintas Sumatera itu kembali diberlakukan dua arah tanpa sistem buka tutup, lancar dan sepi.

"Semoga tidak ada longsor susulan lagi," kata pengguna jalan, Dirman, warga Kota Pematangsiantar.

Baca juga: Polda Sumut lakukan kajian penyebab longsor di Parapat
Baca juga: Tim gabungan singkirkan 100 ton material longsor Parapat


Kepala Bappeda Kabupaten Simalungun, Sarimuda Purba mengatakan, penanganan sumber longsor berupa 'kolam' di Bukit Bangun Dolok yang berasal dari tiga mata air, dilakukan dengan membuat saluran air lain. 

Selain itu, normalisasi saluran aliran air yang tertutup di bawah jembatan kembar Sidua-dua yang menjadi titik terdampak longsor dan menyebabkan ruas jalan tertimbun.

Arus lalulintas pada libur umum Natal dan Tahun Baru di kawasan itu sempat terganggu kelancarannya akibat longsor yang terjadi berulang-ulang, sedikitnya tujuh kali, di titik yang sama.

Pewarta: Waristo
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026