Nias (Antaranews Sumut)-Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli meminta kepada Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara agar Polres Nias dimekarkan atau ditambah satu lagi Polres di wilayah Kepulauan Nias.
   
 "Polres Nias saat ini membawahi empat Kabupaten/Kota di Pulau Nias, maka sudah sepantasnya untuk dimekarkan," katanya di Nias, Santu.
 
Ia mengatakan, Kabupaten Nias adalah kabupaten induk, dan pada tahun 2003 dimekarkan menjadi dua, sehingga lahir Kabupaten Nias Selatan dan tahun 2008, Kabupaten Nias kembali dimekarkan menjadi empat, sehingga lahir Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat dan Kota Gunungsitoli.
   
"Setelah dimekarkan menjadi Lima kabupaten/kota, Kepulauan Nias sudah sangat pantas menjadi provinsi," ujarnya.
   
Dia berharap Kapolda Sumut mau memekarkan Polres Nias yang saat ini membawahi empat Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias menjadi dua Polres.
   
Dimana Polres Nias melayani Kabupaten Nias dan Kota Gunungsitoli sedangkan Polres yang baru terbentuk melayani Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat.
   
Selain meminta Polres Nias dimekarkan, dia juga meminta ditempatkan satu batalion Brigadir Mobil (Brimob) di Pulau Nias dan ditambah satu Polsek di kecamatan Hikiserangkai.
     
"Nias saat ini aman dan kondusif, walaupun ada kejahatan, itu sifatnya umum dan terjadi di daerah daerah lain," ucapnya.
     
Karena perkembangan politik dan ekonomi saat ini, dia mengusulkan Kepulauan Nias pantas memiliki satu batalion Brimob yang berkoordinasi dengan lima Kabupaten/kota di Pulau Nias.
   
Bahkan dia berjanji menyiapkan lahan tempat batalion Brimob di tengah tengah Pulau Nias di Kecamatan Bawalato, Kabupaten Nias.
   
 'Kita minta penambahan Polsek di Hiliserangkai, karena warga daerah tersebut cenderung meminta pelayanan di Polres Nias daripada Polsek Hiliduho sebagaib Polsek layanan karena jauh dan memutar," ungkapnya.
   
Sebelumnya Kapolda Sumut Irjen Pol.Agus Andrianto mengatakan semoga apa yang menjadi harapan Bupati Nias tentang penempatan nrimob dapat dikabulkan.
   
"Setidaknya di Pulau Nias memang harus ada kompi Brimob, tetapi yang penting fasilitasnya harus ada dulu," kata Kapolda.
   
Kapolda berjanji, jika fasilitas sudah ada, maka satu kompi Brimob akan digeser di Pulau Nias.
   
Sedangkan terkait pemekaran Polres Nias, dia harapkan ada tanah yang dihibahkan, dan segera dibangun gedung serta fasilitas sebagai pertimbangan Polres baru pantas didirikan.
 

Pewarta: Irwanto
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026