"Jalan tertimbun longsor sekitar pukul 07.00 WIB dan normal kembali dalam waktu tiga jam," kata Camat Dolok Panribuan, Rosendi Sinaga.
Dia mengatakan, tanah longsor dari perbukitan di sisi kiri jalan penghubung Kabupaten Simalungun menuju kawasan Tapanuli atau pantai barat Sumatera Utara, menutupi ruas jalan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pemkab Simalungun mengerahkan alat berat untuk membersihkan tanah longsor yang menutupi jalan.
Begitu pun, pihaknya tetap mengimbau pengguna jalan untuk hati-hati melintas karena jalan di kawasan itu memang rawan longsor saat musim hujan.
Pengguna jalan, Efendi Damanik (51), mengapresasi penanganan cepat Pemerintah Kecamatan Dolok Panribuan, sehingga arus lalulintas tidak terlalu lama terganggu.
Warga Nagori Silau Malaha, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun itu mengaku sempat antre selama dua jam dari Parapat menuju Kota Pematangsiantar.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.