Pimpinan MUI, NU, BKAG, FKUB, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan turut hadir dalam kegiatan membicarakan keamanan di daerah.
Kapolresta Pematangsiantar, AKBP Doddy Hermawan memaparkan suhu politik menjelang Pilkada, keamanan dan kejadian peledakan bom di Surabaya.
Sementara Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah mengutuk keras aksi keji peledakan bom yang menyasar tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur yang menyebabkan sejumlah orang meninggal dunia.
"Ini sangat tidak manusia," kata Walikota.
Danrem menyampaikan ucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan yang telah diberikan kepada satuan dan prajurit Korem 022 Pantai Timur.
Pemerintah daerah dan elemen masyarakat diajak untuk mengembangkan dan memupuk hubungan emosional yang erat dan harmonis dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.
Kehidupan nasional saat ini menghadapi berbagai tantangan sebagai dampak dari dinamika perkembangan lingkungan strategis dan segala isunya.
Bangsa Indonesia juga menghadapi ephoria keterbukaan informasi dan tahun ini akan melaksanakan Pilkada serentak.
Potensi pemanfaatan identitas primordial dan kultural serta isu hoaks dikuatirkan dapat menimbulkan anarkisme sosial dan memecah belah persatuan bangsa.
Untuk itu, Danrem berharap terciptanya komunikasi yang harmonis dalam penyamaan persepsi dan memelihara sinergitas serta solidalitas dalam menjaga keamanan wilayah. ***2***
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.