Aekkanopan, 20/12 (Antarasumut) - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Labuhanbatu Utara akan menerapkan sistem elektronik dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Hal itu dikatakan Ketua Harian LPTQ Labura H Syafru el Fauzi Lc MA melalui press release yang diterima, Rabu.

"Dengan e-MTQ berbasis online, masyarakat bisa melihat langsung peserta dengan mengecek kebenaran data yang berhubungan dengan nama, usia dan cabang musabaqah yang diikuti pada provinsi masing-masing," katanya saat memberi sambutan pada acara silaturahmi dan studi banding dengan LPTQ Provinsi Sumatera Barat di Kanwil Kemenag Sumbar, Selasa (19/12).

Lebih lanjut dikatakan alumni Pesantren Daar al Falah Lau Bakeri itu, pengalaman dan prestasi Sumbar seperti penerapan e-MTQ, meraih 10 besar tingkat nasional, perhatian pemerintah yang cukup besar bagi pemenang MTQ, serta keberhasilan menjadi tuan rumah saat MTQ ke-13 tahun 1983 di Sumbar sehingga terbentuk Akademi Ilmu Qur'an di Padang merupakan masukan yang sangat berarti bagi LPTQ Labura.

"Ini mendorong kami untuk lebih banyak mencari informasi dan belajar di sini," kata alumni Universitas Kairo itu di hadapan Ketua Harian LPTQ Sumbar Drs H Damri Tanjung MA bersama pengurus lainnya dan Plt Kakanwil Kemenag Sumbar H Syamsuir didampingi pejabat Kemenag lainnya.

Ketua Harian LPTQ Sumbar Damri pada kesempatan itu menjelaskan, pada 2020 provinsi itu direncanakan akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Sebelumnya pada 1983, Sumbar juga pernah menjadi tuan rumah MTQN dan termasuk paling sukses, katanya.

Dijelaskannya, bagi para hafizh akan mendapat kemudahan masuk ke sekolah dan kampus favorit. Selain itu, lanjutnya, walau sekolah umum, pelajar di SMA Negeri Padang banyak yang hafal beberapa juz Al-Qur'an.

"Perhatian pemerintah sangat besar terhadap juara MTQ. Jumlah hadiah Rp30 juta plus umrah untuk juara I tingkat provinsi, dan 200 juta plus haji untuk juara II tingkat nasional, pemerintah juga memperhatikan," tambahnya.

Kunjungan LPTQ Labura diharap menambah wawasan penggunaan aplikasi e-MTQ yang akan memudahkan pendaftaran calon peserta dan menyeleksi dokumen peserta yang tidak valid, baik sengaja maupun tidak, serta memudahkan panitera dalam melakukan verifikasi faktual pada saat pendaftaran ulang.


Pewarta: Sukardi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026