"Malah bukan terobsesi untuk menjadi atau mengejar Pegawai Negeri Sipil,"katanya saat sambutan diacara wisuda 456 sarjana IAIN Padangsidimpuan, Rabu.
Menurut Bupati dengan membuka lapangan pekerjaan baru optimis perekonomian dapat lebih mandiri bahkan dapat membuka peluang pekerjaan bagi orang lain.
Bupati juga bersama rektor IAIN tengah Prof DR Ibrahim berjuang berupaya meningkatkan status IAIN Padangsidimpuan agar dapat menjadi Universitas.
"Peningkatan status IAIN menjadi Universitas sebuah impian saya sebelum pensiun memimpin Tapanuli Selatan dua periode, doakan mudah-mudahan Tahun 2018 hal itu terwujud,"kata Syahrul.
Sebelumnya Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan mewisuda 456 sarjana dan pasca sarjana dalam sidang senat terbuka beragendakan wisuda sarjana ke XXXI, Pasca Sarjana IV dan Milad XXVIII di gedung Auditorium kampus setempat Padangsidimpuan.
Rektor IAIN Padangsiidimpuan Prof DR Ibrahim Siregar dalam sambutannya mengatakan, 456 wisuda sarjana itu terdiri dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi sebanyak 34 orang.
Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum sebanyak 30 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 191, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 169 orang serta Pasca Sarjana sebanyak 32 orang.
"IAIN Padangsidimpuan akan terus berbenah baik dari perbaikan infrastruktur hingga meningkatkan mutu wisudawan,"terangnya.
Acara yang dihadiri Kapolres Tapsel AKBP Mohammad Iqbal SIK, Dandim 0212/TS Letkol ARM Azhari, Rektorat, Perbankan, Kemenag, Madrasyah, Pesantren, Mantan dosen, PWI, Civitas Akademika, Dharmawanita dan para orangtua wisudawan tersebut dirangkai penyerahan bantuan bagi wisudawan terbaik dari PT AR dan PT Bank Mandiri.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.