"Terus terang anak-anak banyak belajar dari pemain-pemain Persib," katanya di Medan, Senin.
Ia menilai pemain-pemain Persib sudah cukup padu, satu dengan yang lainnya sudah saling memahami, sehingga aliran bola dari bawah ke tengah dan selanjutnya ke barisan depan lancar yang dipadukan dengan operan cepat dari kaki ke kaki.
"Itu yang perlu kita contoh dari Persib. Sesama pemain sudah saling memahami. Demikian juga dengan tugasnya masing-masing dilapangan mereka terapkan dengan cukup baik," katanya.
Ia mengatakan, pemain-pemain Persib rata-rata memiliki kualitas yang cukup baik, baik skill individu maupun kerjasama tim, demikian juga dengan fisik yang cukup kuat.
Untuk mengimbangi permainan anak-anak "Maung Bandung" tersebut, ia mengaku strategi yang diterapkan adalah dengan bermain disiplin dengan posisi dan tugasnya masing-masing.
Karena semua pemain Persib dinilai bagus, maka ia tidak mengintruksikan untuk menjaga salah seorang saja, melainkan tetap mewaspadai semua pemain lawan.
"Jadi siapa yang terdekat dengan lawan yang membawa bola, dialah yang berusaha menghadangnya," katanya.
Pasca menghadapi Persib tersebut, ada beberapa evaluasi yang akan dilakukan, sehingga kedepannya penampilan anak=anak asuhnya akan semakin banyak terutama dalam menjalani kompetisi Divisi Utama.
"Seperti saat pemain kehilangan bola, mereka tidak cepat mengantisipasinya. Itu yang akan kita benahi, bagaimana saat kehilangan bola, bisa cepat langsung merebutnya lagi," katanya.
Pewarta: JuraidiEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.