"Saat ini Balitbang Kota Medan sedang mempersiapkan kajian program e-office sebagai bagian dari e-governance tidak terelakkan untuk dilaksanakan sebagai respon tuntutan era informasi dewasa ini," katanya.Medan, 27/12 (Antarasumut) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, merancang sistem elektronik office (e-office) pada tatanan pemerintahan guna mendukung pelaksanaan sistem administrasi perkantoran, manajemen kinerja, serta manajemen pelayanan publik.
Kepala Balitbang Kota Medan Hasan Basri di Medan, Selasa, mengatakan perkembangan sistem teknologi informasi yang semakin tidak terbendung menyebabkan kebutuhan akan teknologi informasi di pemerintahan terus meningkat.
Untuk itu Pemkot Medan terus menggenjot penggunaan teknologi dalam tata kelola pemerintahan.
"Saat ini Balitbang Kota Medan sedang mempersiapkan kajian program e-office sebagai bagian dari e-governance tidak terelakkan untuk dilaksanakan sebagai respon tuntutan era informasi dewasa ini," katanya.
Hal itu, lanjut dia, sesuai dan sejalan dengan visi misi Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, yang tertuang dalam RPJMD Kota Medan 2016-2021 dimana salah satunya menjalankan program Smart City sebagai langkah menuju Medan Kota kelas Dunia.
Menurut dia, aplikasi E-Office ini nantinya akan memperkaya aplikasi-aplikasi online yang telah terlebih dahulu diterapkan di Kota Medan seperti SIMPEG, SIMDA, SIRUP, E-Billing, Perpustakaan Digital I-Medan, serta aplikasi Medan Rumah Kita.
"Untuk kami juga meminta sumbang saran terkait aplikasi yang akan dibuat tersebut," katanya.
Akademi dari Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, Tetty Yuliaty mengatakan E-Office itu sebagai salah satu indikator menuju World Class City melalui perbaikain sistem birokrasi di pemerintahan daerah.
"Umumnya saat ini aplikasi e-Office di Indonesia masih kurang dikenal, padahal aplikasi itu akan mampu membantu meningkatkan produktifitas kerja pegawai dalam administrasi perkantoran serta mempercepat pelayanan publik kepada masyarakat," katanya.
Pewarta: JuraidiEditor : Tengku Amri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.