"Tes diikuti 400 atlet yang disaring dari hasil Porkot Kota Medan 2016 yang berlangsung 29 Oktober sampai 5 November lalu," kata Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani di Medan Senin.
Ia mengatakan test kesehatan dan fisik tersebut dilakukan sebagai syarat bagi para atlet untuk bisa lolos menjadi atlet binaan KONI Kota Medan pada tahun 2017.
Tes kesehatan dan fisik yang dilakukan kali ini merupakan test tahap kedua, setelah test tahap pertama dilakukan pada Juni 2016 lalu, juga bekerja sama dengan Unimed.
"Setelah lolos test, para atlet akan bergabung dengan atlet-atlet lain, yakni para atlet super prioritas yang merupakan peraih medali di PON XIX Tahun 2016 di Bandung September lalu," katanya.
Ia berhaap melalui tes tersebut benar-benar tersaring atlet-atlet yang potensial untuk dibina secara intensif, sehingga kedepannya dapat mengukir prestasi dan mau mengharumkan nama daerah ditingkat nasional dan internasional.
"Dengan keluarnya hasil test kesehatan dan fisik tahap II ini, kami dari KONI Medan sudah mulai memasuki tahapan untuk menjalankan program atlet binaan KONI Kota Medan 2017," katanya.
Pewarta: JuraidiEditor : Tengku Amri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.