"Persentase tersebut terhitung per 30 Oktober 2016," kata sekretaris Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tapanuli Selatan, Ambia, di Sipirok, Kamis.
Tetapi Dukcapil terus menggenjot, berupaya sekuat mungkin dengan cara jemput bola hingga kepelosok pelosok untuk mencapai dan menuntaskan target perekaman e-KTP tersebut.
Selain ke pelosok desa, Dukcapil juga mengejar sasarannya hingga seluruh sekolah SLTA sederajat di daerah tersebut mana tahu ada wajib KTP pemula yang belum terdata.
"Kita harapkan dalam beberapa waktu ke depan target perekaman KTP elektronic sudah clear," pungkas Ambia.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.