Ratusan murid tesebut melakukan aksi unjuk sara karena acap kali sering dijadikan ajang pungli kepada siswanya untuk bahan praktek sebagai salah satu kurikulum belajar yang diterapkan disekolah tersebut.
Pantauan dilokasi, ratusan siswa yang menyuarakan aspirasinya diluar pagar pintu gerbang sekolah dengan membawa poster kertas manila berisi berbagai kecaman dan tuntutan bahkan mendesak agar Walikota Padangsidimpuan melalui segera mencopot kepala sekolah Darwisah dari jabatannya karena kerap membuat kebijakan yang merugikan para siswa, termasuk dalam hal Kegiatan kurikulum.
Dalam orasinya para siswa menyebutkan bahwa selama ini menyngkut anggaran untuk praktek tersebut tidak pernah pihak sekolah transparan dan jujur kepada siswa. Padahal dana yang diperlukan untuk pelajaran praktek itu telah ada anggarannya.
Sementara Kepala SMKN 3 Kota Padangsidimpuan Dra. Darwisah diruang kerjanya ketika dimediasi pihak Polres, komite sekolah, Kabid Dikmen dan pengawas SMA/SMK Disdik Kota Padangsidimpuan menjelaskan kepada wartawan, "Ini ada kesalah pahaman antara guru dan siswa,†ucapnya tanpa banyak komentar.
Pewarta: Khairul AriefEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.