sejauh ini belum ada warga yang mengungsi karena khawatir jika meninggalkan rumah mereka.
Langkat, Sumut, 20/9 (Antara) - Empat desa di Kecamaan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terendam banjir setinggi 50 centimeter diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi dan meluapnya beberapa sungai yang ada.

Camat Secanggang Aliandi di Secanggang, Selasa, mengatakan, curah hujan yang tinggi dan pasang air laut mengakibatkan sejumlah desa di daerahnya dilanda banjir.

Banjir tidak hanya menggenangi rumah warga namun juga areal persawahan ikut terendam banjir.

Adapun empat desa tersebut adalah Desa Karang Anyar, Desa Kepala Sungai, Dsa Perkotaan, dan Desa Karang Gading.

Yusardian, Kepala Dusun 2 Desa Perkotaan yang dihubungi menjelaskan, di daerahnya terdapat 80 rumah yang terkena banjir, 40 rumah diantaranya sudah masuk rumah setingi 25 cm.

Banjir tersebut terjadi sejak Selasa dinihari sekitar pukul 05.00 WIB, dan hingga siang air terus naik.

Penyebab banjir yaitu curah hujan yang tinggi diikuti pasang air laut (Rob) dan juga hujan di bagian hulu, katanya.

Untuk menghempang derasnya arus yang masuk ke pemukiman, sejumlah warga berupaya membendung jalan air dari sungai dengan menggunakan batu yang ada di sekitar.

PPL Pertanian Desa Perkotaan Dina Agustuna menjelaskan, ada areal persawahan warga yang turut terendam banjir seluas 85 hektare.

Selain itu, ada lahan yang akan panen seluas 13 hektare juga direndam banjir, sementara lahan persemaian padi yang terendam seluas 4,2 hektare.

Banjir juga terjadi di Desa Karang Gading Kecamatan Secanggang, kata Kepala Desa Hairur Rohman, yang dari data sementara terdapat di Dusun XI Kota Lama 17 rumah, Dusun XII Kota Lama 80 rumah, Dusun XIII Pematang Delik 22 rumah, dan Dusun XIV Paluh Ibus 41 rumah.

Ia menjelaskan hingga, sejauh ini belum ada warga yang mengungsi karena khawatir jika meninggalkan rumah mereka.  

Pewarta: Imam Fauzi
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026