Labuhanbatu, 15/8 (Antarasumut) - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengenang kembali perjuangan dalam merebut kemerdekaan RI di Kota Rantauprapat, Sabtu.
Kegiatan tersebut untuk menanamkan jiwa patriotisme dan meningkatkan rasa kebangsaan.
Untuk membangkitkan jiwa kebangsaan, semangat patriotisme dan menghargai jasa pahlawan menyusuri arah gerilya perjuangan kemerdekaan dari Lobusona menuju Kota Rantauprapat dan berakhir di halaman dinas rumah PLN.
Wakil Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe menceritakan, Kabupaten Labuhanbatu merupakan basis gerilya yang cukup ditakuti oleh pihak musuh pada tahun 1945-1949 dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam buku sejarah perjuangan berjudul "Gerilya di Asahan-Labuhanbatu" oleh Letkol Purnawirawan Mansyur, bahwa daerah Wingfood, Sigambal, Tanjung Siram, Rantauprapat, Lobusona dan lain-lain adalah basis perjuangan yang pernah mengukir sejarah pertempuran melawan penjajah dan hal itu tak boleh kita lupakan sebagai generasi penerus bangsa ini.
Dia juga mengharapkan, nilai juang masyarakat Labuhanbatu khususnya generasi muda menjadi modal dasar jiwa kebangsaan dalam persatuan dan kesatuan menuju masyarakat yang sejahtera.
Perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia bukanlah sebuah perjuangan yang mudah, tetapi perjuangan panjang yang penuh dengan darah dan air mata.
"Masa-masa pahit yang tak boleh dilupakan oleh bangsa kita agar tertanam teguh di dalam jiwa kita, sekali merdeka tetap merdeka," seru Andi.
Dalam acara napak tilas tersebut diikuti 200 pelajar untuk menjunjung tinggi solidaritas, menghargai jasa para pahlawan bangsa serta untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan antar sesama generasi muda.
Pewarta: Kurnia HamdaniEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.