"Bisa membahayakan, apalagi banyak juga kendaraan yang melaju cukup kencang di kawasan persimpangan untuk saling mendahului," kata Sutrisno (49), warga Kecamatan Marihat, Kota Pematangsiantar, Senin.
Sutrisno mengatakan, meningkatkan volume kendaraan di jalan raya harusnya dibarengi dengan bertambahnya jumlah rambu-rambu lalu lintas, khususnya di kawasan persimpangan.
"Kami harapkan segera diperbaiki, jangan sampai ada korban," katanya.
Lampu lalu lintas (traffic light) yang sebagian tidak berfungsi total itu di persimpangan Jalan Kartini-Jalan Sudriman, Jalan Rakutta Sembiring-Jalan SM Raja, Jalan Ahmad Yani simpang Rambung Merah, Jalan Ahmad Yani simpang BDB, simpang perlimaan Tugu Wahana Tata Nugraha.
Plt Kabag Humas Pemkot Pematangsiantar Jalatua Hasugian mengatakan, pihaknya mengalami kendala pendanaan untuk pengadaan dan pembenahan rambu-rambu lalu lintas.
"Sedikitnya dibutuhkan dana Rp3 miliar untuk anggaran Dinas Perhubungan, tetapi yang ditampung di APBD tahun 2016 kira-kira Rp1 miliar," ujar Jalatua.
Jalatua mengatakan, Pemkot Pematangsiantar akan mengusahakan penambahan anggaran Dinas Perhubungan pada pembahasan Perubahan APBD tahun 2016.
Pewarta: WaristoEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.