Musuh Bangsa dan Negara saat ini Narkotika, jangan pernah takut nyatakan perang secara terbuka,sesuatu terjadi berawal dari rumah tangga,akibat segalanya di kontrakan kepada orang lain,termasuk mengasuh dan mendidik anak.
Tebing Tinggi,18/4(antarasumut)- Kedepannya kepada para pengkotbah agar memiliki sertifikat dari agamanya masing-masing untuk menghindari terjadinya penyimpangan-penyimpangan dalam melakukan kegiatannya dalam memberikan penyuluhan,penegakan dan pembinaan kepada umat.
Hal ini disampaikan Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan, dalam kegiatan coffe morning di gedung balai Hj.Sawiyah usai melakukan upacara gabungan senin (18/4) bersama unsur FKPD dan para tokoh Agama,masyarakat dan pemuda dan pimpinan ormas.
Disampaikan H.Umar Zunaidi Hasibuan,para ulama akan diberikan penambahan ilmu pengetahuan dengan pelatihan tentang Narkoba dan teroris, dengan harapan semakin paham dan mengerti secara rinci para ulama akan semakin mudah memberikan pencerahan dan penyuluhan kepada umat.
Dalam Coffee Morning tersebut beberapa permasalahan dan saran disampaikan dari berbagai unsur elemen masyarakat dan FKPD diantaranya dari MUI menyarankan agar Kepala Lingkungan sebagai membantu Pemrintah kota paling terdepan jangan ada yang terlibat sebagai pengguna apalagi pengedar narkoba.
Walikota menanggapi hal ini menyatakan tidak akan memberikan toleransi apapun terhadap oknum Kepala Lingkungan yang terlibat narkoba, dan sampai saat ini baru kelurahan Bandar Utama Kecamatan Tebing Tinggi Kota yang berani memasang plank wilayahnya Bebas Narkoba.
Kapolres Tebing Tinggi AKBP Slamet Loesiono menyatakan Polres Tebing Tinggi secara terus menerus melakukan kampanye tentang bahaya narkoba dan agar menjauhinya diberbagai lapisan masyarakat serta setiap kesempatan.
Kapolres berharap janganlah selalu menyalahkan Polri,dengan tuduhan menutupi pemakai atau pengedar narkoba, dan ini tidak pernah dilakukan Polri. dan setiap yang sudah positif pengguna akan terus dibina, dan siap melakukan buka-bukaan siapapun oknum pemakai narkoba.
Kajari Tebing Tinggi H.Fajar Rudi Manurung SH.MH menyampaikan Bakorpakem Tebing Tinggi merupakan Bakorpakem ke 2 setelah Tasikmalaya, dan berharap jangan terus menindas mereka yang sesat, mari terus kita bina dan arahkan kembali kejalan yang benar.
Dan musuh kita yang paling berbahaya dan mengkhawatirkan adalah Narkotika, dan untuk itu jangan pernah takut untuk melakukan perang secara terbuka terhadap Narkotika,semua elemen masyarakat tanpa terkecuali harus memeranginya,jangan hanya berharap kepada petugas saja, ujarnya.
Ketua PA Tebing Tinggi, menyatakan apa yang terjadi saat ini berawal dari rumah tangga kita masing-masing, yang dengan kondisi jaman yang terus berkembang melalui berbagai alasan, untuk mengurus anakpun dikontrakan.
Tidak saja membersihkan halaman rumah, atau mencuci pakaian saja yang diupahkan kepada orang, tetapi untuk mengasuh dan membina anakpun juga diupahkan kepada orang lain, akibatnya anak lebih dekat dengan pengasuhnya dari pada orang tuanya sendiri, hal semacam ini tidak benar.
Pewarta: Dhani Elison: Dhani Elison
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.