Sekolah bukan hanya sekedar tempat menimba ilmu, tetapi juga beretika,sopan santun dan beradab,ini baru merupakan langkah awal menggapai cita-cita, belajar dan belajarlah terus.Guru tetaplah menjadi yang digugu dan ditiru.
Tebing Tinggi,12/4(Antarasumut) - Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Wakil Walikota Oki Doni Siregar melepas 55 siswa/i MAN Tebing Tinggi kelas Kelas XII angkatan VIII/IX TA 2015/2016, Selasa (12/4) digedung Hj.Sawiyah dihadiri Kemenag HM.Hasbi.

Dalam kesempatan itu ia mengatakan dirinya bisa merasakan apa yang sedang dialami anak-anak, rasa gembira,sedih dan haru bercampur menjadi satu dalam acara ini,meninggalkan kenangan yang indah dan duka selama menuntut ilmu di MAN.

Meninggalkan sekolah, guru-guru, sahabat yang akan sulit terlupakan, tetapi ini harus dijalani dengan ketegaran hati dan tekad yang teguh untuk melanjutkan perjuangan masa depan yang lebih baik,ujarnya.

Disampaikanya, ini baru merupakan langkah awal,untuk meraih cita-cita yang menjadi harapan dan alam yang baru nanti sudah tentu situasinya pasti berbeda,apakah dalam bertindak maupun berfikir.

Dituntut pola pikir yang terus berkembang menyahuti semua yang akan dihadapi,jika melanjutkan ke universitas harus berfikir secara intelektual sebagai seorang anak mahasiswa.ujarnya.

Saat ini menurut Walikota, ada 52 juta anak yang sedang bersekolah dan 7 juta orang sedang menalani masa kuliah, dan ini merupakan kompetesi yang ketat setiap mahasiswa yang akan memasuki dialam masyarakat bebas, siapa yang lebih siap akan keluar sebagai pemenangnya.

Diingatkan Walikota, saat ini menjadi suatu keprihatinan berkaitan dengan tingkat kesantunan anak-anak semakin menurun meskipun tingkat pendidikan terus menaik dan ini harus menjadi perhatian bersama.

Disekolah selain tempat menimba ilmu, juga mendidik orang beretika dan bertatakrama baik disekolah maupun ditengah-tengah masyarakat, dan guru-guru tentunya punya peran yang besar selain orang tua membentuk karakter seseorang, saya berharap guru tetaplah menjadi orang yang diguguh dan ditiru.

Kepada anak-anak diharapkan tetaplah menjadi orang berkarakter dan berintegritas agar tidak mudah terjerumus sebagai pengguna atau pengedar narkoba yang akan merusak segala-galanya.

Harus disadari siapa diri kita dan dari mana kita berasal jangan pernah melupakan jati diri, jika menyadari semua ini, niscaya kedepannya perjalan hidup dan karir akan selalu ada, kita semua dapat memperolehnya karena Allah.SWT untuk itu bersyukurlah kepadanya.

Dikatakannya persaingan keepannya semakin ketat maka kualitas harus terus ditingkatkan menjadi orang yang cerdas dan santun agar tidak menjadi penonton saja.

Tingkatkan ketaqwaan kepada Allah.Swt, rajin belajar setiap saat, dan bekerja itu tidak hanya dikator tempatnya dirumah juga bisa, yang penting punya tekad dan kemauan yang keras.

Diharapkan kepada anak-anak jangan banyak menuntut kepada orang tua, apalagi dengan memaksakan kehendak, lihatlah kemampuan orang tua, dengarkan nasehatnya, dan jangan pernah berputus asa berupaya dan berusaha terus untuk menggapai cita-cita. ujarnya.

Sebelumnya Kepala MAN Tebing Tinggi Hendrik yang baru tiga bulan menjabat sebagai kepala sekolah menyampaikan terima kasih kepada Walikota dan Wakil Walikota yang bekenan melepas siswa/i MAN angkatan VIII/IX.

Siswa/i yang berhasil tamat terdiri dari 55 orang, jurusan IPA 19 orang,IPS 19 orang dan Agama 17 orang, laki-laki 24 orang dan Perempuan 31 orang.dan 12 orang diantaranya memperoleh jalur undangan di Perguruan Tinggi Negeri, dan saat ini MAN sedang mengusulkan Akreditasi A.



Pewarta: Dhani Elison
: Dhani Elison

COPYRIGHT © ANTARA 2026