"Program itu didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia"
Medan, 6/1 (Antara) - Pemerintah Kota Medan kedepan lebih fokus pada pendidikan bermutu demi menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di level provinsi, nasional, bahkan internasional.


"Saya ingin pendidikan Medan bisa nomor satu di Indonesia. Artinya, pendidikan harus kita ciptakan agar lebih berkualitas," kata Penjabat Wali Kota Medan Randiman Tarigan, Rabu, saat berdiskusi dengan Tim USAID Prioritas Sumut.


Ia mengatakan, pihaknya mengapresiasi dukungan USAID Prioritas kepada Pemkot Medan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan berkeinginan sekolah-sekolah ungulan di daerah itu terus bertambah
jumlahnya.


"USAID ini betul-betul perhatian dengan pendidikan di Kota Medan.


Tinggal bagaimana Dinas Pendidikan Kota Medan bisa mengambil saripati bantuan USAID ini untuk kemajuan pendidikan," katanya.


Koordinator USAID Prioritas Sumut Agus Marwan memuji komitmen yang disampaikan Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan tersebut.


Ia mengatakan, untuk menyediakan layanan pendidikan yang� bermutu, harus ada komitmen dan dukungan nyata dari kepala daerah.


Dibutuhkan kepemimpinan yang tangguh untuk mendorong semua pihak agar bisa bekerja sama.


"Kepemimpinan yang ditunjukkan Randiman memberikan kita keyakinan, pendidikan di Kota Medan akan terus membaik. Respon Wali Kota sangat cepat dan konkrit. Kami sangat senang bisa terus-menerus mendukung Pemkot Medan mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu," katanya.


Ia menambahkan, program USAID Prioritas adalah program lima tahun yang didanai oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat.


Program itu didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia.


"Sejak tahun 2012, kami telah meningkatkan kapasitas 3.975 pendidik dan tenaga kependidikan dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs di Medan untuk menerapkan `active learning` dan Manajemen Berbasis Sekolah. Dengan dukungan ini pendidik dan tenaga kependidikan, mampu mempersiapkan anak-anak kita menghadapi abad 21," katanya.


Di Sumut, program USAID Prioritas sejak tahun 2012 telah bekerja di 15 kabupaten/kota yaitu Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Tanjungbalai,� Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Nias Selatan.


Program itu juga bermitra dengan Universitas Negeri Medan dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, serta mendorong terbentuknya konsorsium LPTK bersama Universitas Muhammadiyah


Sumatera Utara (UMSU), Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah (UMN),


Univeritas HKBP Nommensen (UHN), dan Universitas Sisingamangaraja XII


Tapanuli Utara (UNITA).


Sampai saat ini program USAID Prioritas telah memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 290 ribu siswa di 1.975 SD, SMP, dan Madrasah di Sumatera Utara. ***4***


(T.KR-JRD/B/I023/I023) 06-01-2016 17:19:58

Pewarta: Juraidi
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026