Rantauprapat, 7/12 (Antarasumut) - Kapolres Labuhanbatu, AKBP Teguh Yuswardhie mengimbau seluruh pasangan calon yang maju dalam pilkada agar tidak melakukan kecurangan dengan praktik politik uang.

Hal itu, guna menjaga kondusifitas serta sportif dalam proses Pemilukada damai pada 9 Desember 2015 mendatang.

Dalam masa tenang kedepan jelang pemilihan, diharapkan para Paslon tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukun seperti money politic, tegas Teguh Yuswardhie.

Menurut Kapolres, hal itu merupakan pembelajaran politik yang tidak baik kepada masyarakat dan perbuatan itu tindakan yang melawan hukum. 

“Di samping money politik itu bukan pembelajaran politic yang baik kepada masyarakat, tindakan itu juga merupakan perbuatan melawan hukum,” jelasnya.

Ketua Panwaslih Kabupaten Labuhanbatu, Makmur, mengutarakan hal yang senada, pihaknya terus memantau jalannya tahapan Pilkada akhir hingga mengantisipasi terjadi money politic.

“Itu tugas kami, akan kita lakukan terus pengawasan, apabila didapati baik tertangkap tangan maupun laporan masyarakat, akan kita proses di Gakumdu, dan bila terbukti akan direkomendasikan ke polisi sebagai proses tindak lanjut,” jelasnya.

Pihaknya telah melakukan beberapa langkah sosialisasi terkait hal itu. ‘Kita sudah pasang imbauan berupa pemasangan spanduk dan stiker, dan kami harap kepada warga apabila ada menemukan atau mengetahui praktik money politic segera laporkan,” tegasnya.

Praktisi Hukum Labuhanbatu, Haris Nixcon Tambunan, mendukung langkah Kapolres dan Panwaslih untuk melakukan penindakan bila ada aksi money politic.

“Saya sepakat dengan Kapolres dan pihak Panwaslih, dan sebaiknya tindak tegas merupakan ancaman yang efektif agar pemilukada damai, bersih dan bebas dari money politic dapat tercipta,” ujarnya.


Pewarta: Tanjung
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026