“Pers dan pemerintah saling membutuhkan, bahkan sebenarnya mereka tidak bisa dipisahkan seperti dua sisi mata uang"
Asahan, Sumut, 26/11, (AntaraSumut) - Pj Bupati Asahan, Drs H H. Mhd Fitriyus SH MSP membuka acara dialog interaktif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan dengan tema Membangun Kemitraan Pers dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Kamis di hotel Sabty Garden Kisaran.

Dalam dialog tersebut, Fitriyus menyatakan pers dan pemerintah harus berjalan berdampingan dan saling mengutungkan dalam melaksanakan tugas masing-masing atau sering disebut  simbiosis.

“Pers dan pemerintah saling membutuhkan, bahkan sebenarnya mereka tidak bisa dipisahkan seperti dua sisi mata uang,” demikian kata Fitriyus saat mengikuti dialog interaktif.

Fitriyus menjelaskan bahwa Pers butuh informasi dari pemerintah sebagai narasumber, sedangkan pemerintah perlu pers sebagai sosial kontrol dan menginformasikan hsail pembangunan ke masyarakat. “ Saya tak bisa bayangkan, pembangunan tanpa publikasi ialah 'gelap'," kata Fitriyus dihadapan 100 peserta dialog tersebut.

Dalam dialog yang mengangkat tema “Membangun Kemitraan Pers dengan Pemkab Asahan” ditegaskan Fitriyus bahwa seluruh jajaran SKPD di Pemerintahan Kab. Asahan atau siapapun juga, tidak boleh alergi dengan wartawan. Wartawan dan pemerintah harus menjalin kekompakan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan rakyat namun dengan batasan peraturan dan perundang-undangan yang ada.

Dia menjelaskan, supaya hubungan antara pers dengan pemerintah tidak 'tersumbat', keduanya harus sering bertemu, bersilaturahmi baik dalam situasi formal maupun informal. Seperti situasi coffee morning (informal), kesannya lebih cair dan akrab. "Saya dulu menjabat Sekda Kota Medan, saya dekat sekali dengan insan pers, sampai-sampai saya lebih terkenal dibanding Pak Wali karena sering diberitakan," kata Fitriyus mengenang kisahnya sewaktu menjabat di Kota Medan.  

Sementara itu, War Djamil sebagai praktisi pers yang juga direktur Lembaga Diklat PWI Sumut menegaskan dalam dialog bahwa kemitraan Pers dan Pemerintah patut menjadi perhatian yang serius. Maka itu perlu dijalin kemitraan dan komunikasi yang baik antara kedua pihak.

Selama dialog, peserta yang berjumlah 100 orang tersebut tampak aktif memberikan argumentasinya. Dalam dialog turut bicara H Surya Bsc calon wakil Bupati Asahan,  Nurkarim Nehe wartawan senior di Asahan, pelajar, mahasiswa dan sejumlah wartawan. Dialog dipandu Dailami M.I.Kom yang merupakan Dosen Universita Asahan.



Pewarta: indra
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026