Ini bukti Pemkab Asahan sangat peduli terhadap budaya. Karena budaya merupakan warisan leluhur yang dapat menumbuhkan persatukan kesatuan bangsa
Asahan, Sumut, 19/10, (Antarasumut) - Plt Gubernur Sumatera Utara (Gubsus), Tengku Erry Nuradi membuka secara resmi Penyelenggaraan Seni Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan 2015 ke II dilapangan Asrama Haji Asahan, Senin.

Di event pesat budaya daerah tersebut, Gubsu menyatakan PSBD Kabupaten Asahan yang diselenggarakan Pemkab Asahan dan Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) Asahan merupakan bentuk kepedulian yang tinggi  terhadap perkembangan budaya daerah.

“ Ini bukti Pemkab Asahan sangat peduli terhadap budaya. Karena budaya merupakan warisan leluhur yang dapat menumbuhkan mempersatukan kesatuan bangsa,” demikian kata, Erry Nuradi dihadapan ribuan masyarakat Asahan saat membuka PSBD Asahan.

Erry juga menjelaskan bahwa kunci majunya suatu daerah terlihat dengan majunya perkembangan budaya didaerah tersebut. Dengan bersatunya beraneka ragam budaya, maka pembangunan daerah dapat dijalankan dengan baik.“ Bersatulah dalam kebhnikaan dan jaga keharmonisan yang telah dibina dengan baik, “ucap Erry.

Dari kegiatan penyelenggran budaya di Asahan yang diikuti 14 etnis budaya yang ada di Asahan  tersebut, Erry  mengucapkan selamat kepada Asahan yang telah merencankan dengan baik. Semoga kegiatan pekan budaya Asahan bisa menjadi agenda rutin Asahan dan diharapkan juga dapat menjadi agenda Sumut.

Sementara itu, Pj Bupati Asahan, H Mhd Fitriyus SH MSP mengatakan dengan hadirnya Plt Gubsu di event budaya Asahan ini dapat menambah motivasi dan semangat Pemkab Asahan dan panitia menyelenggarakan kegiatan budaya tersebut.  Sehingga dari event ini terjalin keharmonisan dan kerjasama yang baik antar etnis di Asahan untuk mewujudkan pembangunan daerah.

“ Terimaksih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mensukseskan pesta budaya  di Asahan ini, “ cetus Fitriyus.

Panpel kegiatan, Sofyan Yoga melaporkan kegiatan budaya daerah ini memiliki arti besar bagi pembinaan generasi terhadap budaya daerah. Maka itu diharapakan kegiatan ini dapat diagenda setiap tahunya di Asahan. Kegiatan dilaksankan selama 16 hari dan dimeriahkan hiburan rakyat, pameran UMKM, seminar budaya dan pasar malam.

Event budaya tersebut dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada Drs H Taufan Gama Simatupang MAP yang telah mendukung dan mengagas kegiatan budaya tersebut. Sebelumnya kegiatan diawali dengan pawai 14 etnis beserta mobil hias masing-masing etnis. Selain itu kegiatan diisi dengan penampilan 160 penari  yang menampilkan tarian 14 tarian etnis.

Adapun 14 etnis budaya yang ditampilakan adalah, etnis Minang, Melayu, Simalunggun, India, Karo, Sunda, Tabagsel, Jawa, Batak Toba, Tionghoa, Aceh, Pakpak, Nias, dan Banjar.




Pewarta: indra
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026