Pematangsiantar, Sumut, 5/8 (Antara) - Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, mencanangkan program Keluarga Berencana (KB) Kesehatan tahun 2015 di Aula Kodim 0207/Simalungun, Rabu. Walikota Pematangsiantar, Hulman Sitorus mengingatkan pentingnya pengendalian laju pertumbuhan penduduk secara berkesinambungan dan mempersiapkan masa depan anak agar berkualitas, cerdas, berintegritas. Untuk itu Walikota berharap, melalui Program Bakti Sosial Manunggal TNI-KB Kesehatan yang berlangsung sampai 31 Oktober 2015 dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam rangka ketahanan dan pembangunan nasional. Dandim 0207/Simalungun, Letkol Oni Kristyono Goendong berpesan pemahaman cukup 2 anak, jangan diinterpretasikan lain, tetapi sebagai upaya untuk menekan laju pertambahan penduduk. "Perlu saya tegaskan lagi, bahwa program KB cukup 2 anak saja agaknya kurang pas. Jadi harusnya ditegaskan juga, cukup 2 anak dan 1 istri," kata Oni. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (P2KB), drg Rumondang Sinaga menjelaskan, pada program ini pihaknya menargetkan perekrutan akseptor KB baru sebanyak 3.216 orang yang disesuaikan dengan perkiraan permintaan masyarakat. Rumondang menyebutkan, walikota menerima Satya Lencana Wira Karya yang diserahkan Presiden Joko Widodo, karena besarnya perhatian dan dukungan terhadap program KB di Pematangsiantar. ***4*** (T.KR-WRS/B/Subagyo/C/Subagyo)

Pewarta: Waristo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026