"Ini tentunya menjadi tantangan kita semua bagimana kita terus melakukan pembenahan di berbagai sisi selama menghadapi MEA," kata Sekda Kota Medan Syaiful Bahri, Jumat saat menjadi pembina pada upacara bendera Peningkatan Kesadaran Nasional di halaman Kantor Wali Kota Medan, Jumat.
Ia mengatakan, disamping berbagai keberhasilan yang telah dicapai selama ini, diakui juga masih banyak persoalan-persoalan pembangunan harus dihadapi bersama dan bersatu secara terpadu.
"Terutama peningkatan daya saing daerah, kualitas pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat pada masa mendatang," katanya.
Dalam kesempatan itu ia jug amengatakan, tahun 2015 yang telah dicanangkan sebagai tahun peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Medan, harus difahami makna dan konsekuensinya.
Untuk mewujudkannya, seleruh aparatur Pemkot Medan harus terus meningkatkan integritas, kompetensi dan sinergitas bersama-sama dengan seluruh stakeholder, guna mengatasi masalah-masalah kota dengan kerja keras, semangat tinggi dan kemitraan yang semakin kokoh.
"Selain itu kita juga harus terus membangun mental kerja, disiplin dan etos kerja aparatur di semua tingkatan, agar dapat menampilkan sikap dan perilaku melayani bukan dilayani," katanya.
Mantan Kepala Bappeda Kota Medan ini selanjutnya mengingatkan, seluruh jajarannya untuk meyakini bahwa cita-cita dan tujuan pembangunan kota sebagaimana diharapkan merupakan sesuatu yang realistis.
Karena itulah semua jajaran dimintanya untuk selalu optimis guna mewujudkannya, asalkan selalu membangun kebersamaan, satu smeangat dan semua berpartisipasi dalam pemabngunan kota.
"Tanamkan dalam benak masing-masing, kita akan merasa malu jika tidak berpartisipasi dalam pembangunan kota, terlebih posisi kita sebagai aparatur pemerintah yang diberikan amanah untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi pemerintahan secara optimal," katanya.***4***
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.