"Bantuan itu diberikan kepada desa yang belum dialiri listrik," kata Iskan Qolba Lubis saat reses di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis.
Dijelaskan Iskan selaku anggota Komisi VII yang membidangi pertambangan, energi sumber daya mineral, lingkungan dan anggaran, pemerintah melalui APBN telah menganggarkan sekitar Rp2,5 triliun untuk mewujudkan program itu.
Bagi pemerintah kabupaten/kota yang masih memiliki desa/kelurahan belum dialiri listrik, diharapkan membuat usulan ataupun permohonannya. "Pemerintah di sini agar mengusulkannya," saran H Iskan Qolba Lubis.
Menurutnya, anggaran yang disediakan pada tahun 2015 diperkirakan tidak mampu mengatasi kebutuhan listrik bagi desa yang masih menggunakan arus swakelola. Namun begitu pihaknya terus menyediakan anggaran secara bertahap.
Sementara, Kabag Humas dan Infokom Setdakab Labuhanbatu, Sugeng menerangkan bahwa pihaknya telah menerapkan pemasangan listrik tenaga surya khususnya di jalan utama wilayah pesisir pantai.
"Termasuk jalan dari Labuhan Bilik ke Sei Berombang. Kedepan Pemkab Labuhanbatu akan menambah jalur pemasangannya dan usulan akan dikirim setelah dilakukan pembahasan lokasinya," paparnya. ***4***
(T.KR-JKG/B/A.J.S. Bie/A.J.S. Bie) 05-03-2015
Pewarta: Joko Gunawan:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.