Pematangsiantar, Sumut,   (Antara) - Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahmat Shah menilai Kota Pematangsiantar kedepan membutuhkan figur pimpinan yang peduli terhadap kepentingan masyarakat dan tidak mencari untung menjadi kepala daerah.

"Banyak fasilitas untuk kepentingan masyarakat yang belum maksimal dimanfaatkan," kata mantan anggota DPD RI ini, Senin, di Wisma Rahmat, Jalan MH Sitorus Pematangsiantar.

Seperti Terminal Tanjung Pinggir yang berpotensi menjadi terminal persinggahan untuk bus-bus angkutan umum antarprovinsi, GOR untuk pusat pembinaan para atlet, dan Pasar Horas sebagai pusat perekonomian daerah, sebut Rahmat Shah.

"Fasilitas tersebut kondisinya memprihatinkan, karena terkesan jorok dan tidak tertata dengan baik. Ini harus menjadi perhatian masyarakat dalam memilih pemimpin," kata Rahmat Shah.

Seorang warga Kota Pematangsiantar, Samsudin Harahap mendukung figur Walikota Pematangsiantar yang peduli membangun dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Kota ini butuh pemimpin yang punya kemauan membangun Pematangsiantar menjadi lebih baik dan peduli terhadap kepentingan masyarakat," tandas warga Kelurahan Melayu ini.

Samsuddin mengimbau kepada masyarakat untuk lebih cerdas dengan mempertimbangkan latar belakang calon pemimpin pada pemilihan walikota tahun 2015. ***1***
(T.KR-WRS/B/M. Taufik/M. Taufik)

Pewarta: Waristo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026