Medan, 25/12 (Antara) - Daerah yang diprediksi rawan longsor menjelang Natal dan Tahun Baru 2015 di Provinsi Sumatera Utara adalah berada di lintas tengah, yakni wilayah Karo - Dairi - Tarutung - Tapanuli Tengah - Tapanuli Selatan dan Kabupaten Simalungun.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut Anthony Siahaan di Medan, Kamis, mengatakan selain itu juga terdapat lokasi rawan macet karena dipakainya daerah manfaat jalan untuk kegiatan di luar peruntukan, seperti pasar dan lainnya.

Menurut dia, di lokasi titik rawan longsor itu, juga didirikan Posko Pengamanan, sehingga dapat diantisipasi bila terjadi bencana alam.

"Dinas Perhubungan Sumut tetap berusaha untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak diingini akibat peristiwa bencana alam tersebut," ujar Anthony.

Dia menyebutkan, Dinas Perhubungan Sumut juga mengerahkan sebanyak 400 lebih personel dalam pengamanan di jalan raya untuk kegiatan Natal dan Tahun Baru itu.

"Ini merupakan tugas dan tanggung jawab Dinas Perhubungan, sehingga terciptanya keamanan dan suksesnya kegiatan Natal dan Tahun Baru," katanya.

Anthony menambahkan, pihaknya tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengemudi bus pribadi dan angkutan Bus Umum yang beroperasi menjelang Tahun Baru.

"Dinas Perhubungan Sumut juga mendirikan sebanyak 80 posko di 33 kabupaten/kota untuk dapat memantau perkembangan arus transportasi darat, dan hambatan yang dialami di jalan raya," kata Kadishub Sumut.

Data yang diperoleh di Dishub Sumut, tercatat sebanyak 22 daerah yang rawan macet, yakni arah Kabupaten Deli Serdang menuju Brastagi, Kabupaten Karo.

Kemudian, kawasan Jembatan Merah Kecamatan Natal, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Selain itu, kawasan Suka Ramai di Kecamatan Salam, Kabupaten Pakpak Bharat hingga perbatasan Kabupaten Humbang Hasundutan, serta kawasan Kabanjahe ke Kuta Rakyat di Kabupaten Karo, Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Selatan. ***2*** Ridwan Ch (T.M034/B/R. Chaidir/R. Chaidir) 25-12-2014 07:42:49

Pewarta: Munawar Mandailing
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026