Tapanuli Utara, 10/7 (antarasumut)- Kepala Badan Penyuluhan Pertanian, Peternakan Perikanan Kehutanan (BP4K) Tapanuli Utara, Sabar Sitanggang mengatakan,  tingginya curah hujan mengganggu produktivitas tanaman padi, sehingga hasil panen padi menurun.

“Tingginya curah hujan dapat mengganggu produktvfitas pertumbuhan. Dan, memang hujan sering menjadikan tanaman padi ambruk sehingga beresiko gagal buah lantaran terendam air,”  katanya, Sabtu.

Selain cuaca  yang kurang menguntungkan petani, penurunan hasi panen padi bisa juga disebabkan oleh pemupukan yang kurang baik. " Penggunaan pupuknya belum  benar karena petani terlalu mengandalkan pupuk urea dan NPK, sementara penggunaan pupuk organik masih kurang," katanya.

Sebelumnya sejumlah petani di daerah tersebut mengeluhkan, menurunnya hasil panen padi akibat tingginya curah hujan. Hanya saja mereka masih bersyukur karena harga gabah di tingkat petani cukup tinggi sehingga petani tidak terlalu merugi. (ril)

 


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026