Dolokmasihul, 22/11 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), bersama para guru dan masyarakat gotong royong massal menyambut hari guru ke-16, yang melibatkan ratusan siswa 34 sekolah negeri dan swasta kabupaten itu.

Bupati Sergai, Soekirman di Dolokmasihul, Sabtu, mengatakan, budaya gotong royong di Indonesia saat ini mulai luntur tradisinya, padahal pada era reformasi dan otonomi daerah yang mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan maka perlu semangat kebersamaan yang kuat untuk maju.

Semangat kebersamaan itulah yang harus terus dipupuk agar tetap ada seiring perkembangan zaman yang semakin kompetitif dan cenderung lebih membuat seseorang lebih mementingkan kepentingan pribadi.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan gotong royong massal tersebut sangat berkaitan erat dengan gerbang swara (gerakan pembangunan swadaya rakyat) Kabupaten Sergai sesuai dengan yel-yel bupati "Sergai bangkit, raih prestasi, bantu yang lemah".

"Pembangunan harus bangkit bukan hanya bangkit badaniah, tetapi dari segi prestasi dan bermanfaat bagi orang lain serta pembangunan bukan hanya fisik tetapi tenaga, pikiran dan harta. Kalau tidak memiliki uang dengan tenaga bisa kita berikan seperti hari ini dalam bentuk gotong royong," katanya.

Menurut dia, kegiatan gotong royong menyambut Hari Guru ke-16 ini merupakan upaya pemberdayaan masyarakat dan memotivasi masyarakat Kabupaten Sergai dalam memanfaatkan sumber daya lokal dan membangkitkan kembali semangat gotong royong.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kegiatan gotong royong yang digagas Dinas Pendidikan ini, guna semakin meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pembangunan yang berlandaskan semangat gotong royong.

"Program pemberdayaan masyarakat perlu terus ditingkatkan agar masyarakat mampu membangun diri dan lingkungan secara mandiri," ujar Bupati.

Selain gotong royong, katanya, kepedulian sosial terhadap masyarakat kurang mampu juga harus ditingkatkan terutama dalam rangka pengentasan kemiskinan.

Kepala Dinas Pendidikan Sergai, Jonni Walker Manik mengatakan, tujuan dari kegiatan ini selain menyambut hari guru yang jatuh pada 28 Nopember 2014.

"Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat, meningkatkan semangat kebersamaan, kegotong royongan dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan," kata dia.

Disebutkan, gotong royong massal dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten Sergai dengan pusat kegiatan di Kelurahan Pekan Dolok Masihul. (KR-JRD)

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026