Tanjung Balai,16/8 (Antara Sumut) - Sejumlah pelajar mengikuti pawai dan lomba alegoris yang digelar Pemerintah Kota Tanjung Balai dalam rangka menyemarakkan HUT ke 69 Kemerdekaan RI tahun 2014.

Pawai dan lomba alegoris yang diisi dengan pragmen bertema perjuangan Bangsa Indonesia sebelum mencapai kemerdekaan tersebut dilepas Wali Kota Tanjung Balai, Thamrin Munthe, Sabtu.

Acara tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias dari warga yang menyaksikan di sepanjang pinggiran ruas jalan yang dilalui para peserta pawai.

"Lomba alegoris ini diikuti 40 kelompok pelajar SMP dan SMA se Kota Tanjung Balai," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjung Balai, Hamlet Sinambela.

Setiap kelompok peserta, lanjutnya, wajib memainkan pragmen yang mengisahkan pertempuran atau perang gerilya para pejuang ketika mengusir penjajah dari Indonesia.

Hamlet menambahkan, kegiatan itu selain bertujuan untuk menanamkan semangat cinta tanah air, juga sebagai media pembelajaran kepada peserta didik tentang perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan.

Sebelumnya, Wali Kota Tanjung Balai, Thamrin Munthe, mengajak kalangan pelajar untuk senantiasa turut berperan nyata mengawal dan mengisi kemerdekaan, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kemerdekaan Indonesia bukan hadiah, tetapi hasil kerja keras para pejuang dan segenap rakyat yang tidak ingin hidup dijajah," ujarnya.

Menurut dia, bangsa Indonesia lepas dari belenggu penjajahan berkat kegigihan segenap rakyat seperti pelajar, pemuda dan ulama yang bersatu dengan tekad 'Merdeka atau Mati'.

"Dalam upaya merebut kemerdekaan para pejuang rela mengorbankan harta, benda, jiwa dan raga dengan seboyan lebih baik mati daripada hidup dijajah," tambahnya.

Oleh karena itu, kata Wali Kota, generasi muda di Tanjung Balai wajib mengisi kemerdekaan, di antaraya dengan tekun dan rajin belajar. (Yan)

Editor: T. Nico Adrian

Pewarta: Yan Aswika
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026