Simalungun, 21/7 (Antara) - Memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2014, pendapatan asli daerah Kabupaten Simalungun yang ditargetkan sekitar Rp110 miliar dipertanyakan.

Sejumlah pejabat di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Pemkab Simalungun yang berupaya dikonfirmasi, Senin tidak bersedia memberikan keterangan.

Anggota DPRD Simalungun Chairul Anwar sangat menyesalkan tertutupnya Dinas PPKAD memberikan informasi terkait realisasi PAD Kabupaten Simalungun hingga triwulan kedua TA 2014 kepada media.

"Kenapa harus berat memberikan informasi realisasi PAD kepada media, hal ini mengindikasikan ada yang salah dalam pengelolaannya sehingga khawatir diketahui publik," kata Chairul.

Politisi PPP itu menambahkan Bupati Simalungun JR Saragih diharapkan mengevaluasi kinerja pimpinan SKPD yang tidak mampu memenuhi beban target PAD yang telah ditentukan. ***2***
(T.KR-WRS/B/M. Yusuf/M. Yusuf)

Pewarta: Waristo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026